Tujuan Hidup Berkelimpahan

  • Whatsapp

Ayat Bacaan: Ulangan 28:10

Kerangka Khotbah:

Mendekati akhir tahun 2017, tentunya semua dari kita mengharapkan segala yang baik pada tahun 2018 dan melupakan segala kegagalan di waktu yang lalu. Intropeksi diri adalah salah satu tanda mengucap syukur untuk setiap berkat dan memperbaiki segala kesalahan kita. Pasti dari kita memiliki keinginan bahwa di tahun yang akan datang kita dapat hidup dalam kelimpahan. Tetapi tahukah Anda bahwa hidup dalam kelimpahan adalah kehendak Allah dalam hidup saudara? Lalu apakah tujuan hidup dalam kelimpahan tersebut?

1. Untuk menjadi suatu kesaksian bagi kemuliaan Allah

Allah mau supaya dunia tahu bahwa Ia, Allah Yang Baik yang selalu memberkati umatNya (Ulangan 28:10), supaya orang kafir dapat melihat juga bahwa Allah telah melakukan perkara yang besar (Mazmur 126:2) dan supaya segala bangsa melihat kemuliaanNya (Mazmur 67:1-7)

2. Supaya kita juga dapat menjadi berkat bagi orang lain

Allah memberkati kita selain untuk memperlihatkan kasih setia dan kemuliaanNya, Ia juga ingin kita menjadi berkat bagi setiap orang disekitar kita, Ia juga mau kita tahu bahwa di bawah kita masih banyak orang-orang yang membutuhkan uluran tangan dan kabar baik mengenai Allah Yang Penuh Kasih.

Hidup berkelimpahan bukan hanya tentang hidup yang banyak uang dan mampu melakukan apa saja. Namun, hidup berkelimpahan juga berbicara mengenai sikap hati kita ketika Allah memberkati kita dengan limpahNya. Setahun telah berlalu, sudahkah kita menjadi berkat? Sudahkah kita hidup berkelimpahan? Tuhan Yesus Memberkati.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 comments

    1. hidup berkelimpahan bukan banyak atau sedikitnya harta atau uang tetapi menjadi berkat bagi orang lain, dapat memberi tidak pelit.