Melihat Terang Yang Besar

  • Whatsapp

Ayat Bacaan : Kitab YESAYA pasal 9 ayat 1A

Kita hidup ditengah perubahan zaman yang serba cepat, kemajuan demi kemajuan berkembang begitu pesat “Hight Tech dan Hight Touch” –  Dunia terasa menjadi sempit dan segala sesuatu mudah didapat. Apakah kemajuan yang begitu pesat  tersebut juga dibarengi dengan kemajuan akhlak dan moral serta kerohanian yang begitu pesat pula? Kita melihat kemerosotan moral disana sini, mulai dari kekerasan, pertikaian,  bahkan tidak sedikit yang berujung pada pembunuhan. Ini mengindikasikan bahwa manusia masih banyak yang hidup dalam kegelapan. Dalam zaman Yesaya melayani, ada berbagai krisis yang luar biasa, diantaranya: 

Read More

1)Krisis Kepemimpinan (Leadership Crisis ) – Yesaya pasal 7 ayat 10 sampai 12, pasal 8 ayat 6a

2)Krisis Moral (Morality Crisis) – Yesaya pasal 3 ayat 16 – perempuan kaya dst.

3)Krisis spiritualitas (Religius Crisis ) – mereka tidak lari kepada Tuhan melainkan kepada juru tenung dan peramal. Mereka menjadi frustasi besar, berjalan kesana kemari, kehilangan arah kehidupan, mereka makin menjadi resah, tanpa harapan dan hiburan. Kegelapan meliputi jiwa mereka, mereka tidak menjadi sabar hati melainkan saling menyalahkan satu sama lain dan juga dan menyalahkan raja yang telah menolak Tuhan (telah dibuang dalam kabut yang tebal). Ditengah-tengah kepekataan hidup dan ketiadaberdayaan , Yesaya menubuatkan akan datang-Nya pelepas yang akan memberikan terang kepada setiap manusia. Yesus merupakan penggenapan janji Allah, dimana Ia hadir ditengah-tengah umat-Nya  untuk memberikan terang sejati kepada setiap orang yang percaya. Apa pesan dalam kebenaran ini ?

1.      JANJI UNTUK MENGALAMI TERANG DIBERIKAN KPD KITA SEMUA ”YESAYA pasal 9 ayat 1 sampai 4”

1.1   Ada sebuah ungkapan yang mengatakan, “ orang dapat hidup 40 hari tanpa makan, 4 hari tanpa minum, 4 mneit tanpa bernafas, namun tidak dapat hidup 4 detik tanpa sebuah pengharapan.  Tanpa sebuah harapan orang akan menjadi frustasi, kehilangan arah dan akal, dan melakukan apa yang dianggap benar menurut pandangannya masing-masing (zaman kegelapan Israel).

1.2   Ditengah-tengah kesuraman harapan dan kegelapan hidup digambarkan seolah-olah “sudah mati” , Firman Tuhan datang memberikan pencerahan (9:1)- mereka melihat terang (lahir maupun batin).  Terang tersebut datangnya dari kehadiran Mesias  ditengah-tengah umat-Nya(Lukas 1:78-79)

1.3 Terang tersebut mengusir kegelapan dari kehidupan setiap manusia, serta memberikan semangat baru, membangkitkan harapan. Memberikan sukacita yang melimpah  (9:2) – pesta panen, jarahan perang. Kelepasan dan kebebasan dari perbudakan dosa (9:3) – kuk dipatahkan. Dimana ada Yesus hadir ditengah-tengah :keluarga, persekutuan, maka akan terjadi sukacita dan kelepasan serta kemerdekaaan serta kemenangan  secara total.

2.      TUGAS  UNTUK MEMBAGIKAN TERANG DITUJUKAN  KEPADA KITA SEMUA “YESAYA 60 : 1”

2.1   Kehidupan tidak akan menjadi utuh, apabila tidak diimbangi dengan “kontribusi” yang kita buat kepada orang lain – Andrew Carnegie, mengatakan, “ cara yang tepat untuk menjadi kaya adalah dengan cara memperkaya orang lain”.  – Kekristenan dibangun dengan dua sisi/dua kaki – pengalaman dan perbuatan. Pengajaran dan praktek.

2.2 Setelah mengalami terang yang memberikan sukacita dan  pelepasan, maka tiba waktunya orang percaya membagikan terang itu kepada sekelilingnya.

2.3   Siapa orang yang disekeliling kita. 2.3.1 Keluarga kita – rumah tangga menjadi sumber inspirasi – Bunda Teresa ditanya, bagaimana cara untuk menciptakan dunia ? Ia menjawab : “pulanglah dari kasihilah serta berdamailah dengan keluargamu.” 2.3.2 Persekutuan kita – kita terdiri dari perbedaan watak, kepribadiaanPersekutuan bersifat beragam dan  bukannya seragam. Bila kepentingan. Masing-masing diperlakukan sebagai yang paling utama dan mengemuka, Semua akan saling mengalahkan dan tak mau mengalah. Persekutuan merupakan l”;laboratorium” untuk mempraktekkan kasih Allah. 2.3.3 Jemaat merupakan gereja Tuhan dimana kita melayani, memberi dan mengasihi. 2.3.4 Masyarakat dimana kita tinggal ditengah-tengah orang lain saling mambutuhkan.

KESIMPULAN :

Natal merupakan berita besar dimana Allah memberikan terang kepada umat-Nya yang berjalan dalam kegelapan. Berita ini bukan bersifat ekslusif melainkan bagi semua.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 comments