Hidup Bijaksana Di Akhir Zaman

  • Whatsapp

Ayat Bacaan : Efesus 5:15-21

Kerangka Khotbah :

Tanda-tanda jaman sudah membuktikan kepada kita bahwa kita sudah hidup di akhir jaman. Salah satu tanda akhir jaman adalah datangnya masa yang sukar ( II Timotius 3:1). Bukankah hal ini sudah kita alami? Kesukaran kita rasakan. Untuk dapat menang dalam keadaan dunia yang penuh dengan ketidak-pastian ini, kita perlu untuk menjalani kehidupan ini dengan bijaksana.

Bagaimana kita dapat memiliki kehidupan yang bijaksana?

A. Memperhatikan dengan seksama kehidupan kita ( Efesus 5:15)
Banyak orang lebih suka memperhatikan orang lain: rumah tangga orang lain, kesalahan orang lain, kekurangan orang lain daripada kekurangan, kesalahan diri sendiri. Yesus mengingatkan kita, jangan menjadi orang munafik, yang lebih melihat kekurangan oranglain dari pada kekurangan, kesalahan diri sendiri ( Matius 7:3). Lihat ILustrasi Khotbah: JANGANKAN BALOK, KOTORAN MATA SAJA SERINGKALI TIDAK TERLIHAT
Alkitab mengajarkan kepada kita untuk memperhatikan kehidupan kita dengan seksama, bagaimana pikiran kita, tutur kata kita dan perbuatan kita ( Filipi 4:5-9)

B. Punya kerelaan hati untuk dibentuk( ( Efesus 5:15)
Jangan seperti orang bebal, tetapi orang arif. Orang bebal, orang yang tidak mau berubah. Orang arif, orang yang mau belajar dari kesalahan. Ketika kita ditegur firman, justru kita harus berterimakasih, karena itulah tanda cinta Tuhan kepada kita. Kalau kita salah, dibiarkan, justru, Tuhan tidak sayang kepada kita. Ingat ketika orang tua mendidik kita, mungkian dengan sedikit mendisiplin, itu semua untuk kebaikan kita. Firman Tuhan, bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan dan mendidik orang dalam kebenaran ( II Timotius 3:16)

C. Ada harga yang harus dibayar ( Efesus 5:17)
Ayat 17 menyatakan,”… tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.” Kata ” usahakanlah” artinya, ada satu upaya yang sungguh-sungguh, ada semangat yang keras untuk menjadi pelaku firman. Untuk kita hidup bijaksana di akhir jaman juga membutuhkan sebuah upaya/usaha yang sungguh-sungguh, sebab dunia selalu mencoba menarik kita jauh dari Tuhan.
Hal lain yang harus kita lakukan sebagai bagian dari membayar harga adalah hidup penuh dengan Roh (Efesus 5:18). Hidup yang dipenuhi oleh Roh Kudus adalah kehidupan yang dikendalikan, dikuasai oleh Roh Kudus sepenuhnya. Itulah yang akan memampukan kita untuk hidup bijaksana dan tetap menjadi alat kemuliaan Tuhan.

D. Menjaga Perkataan kita ( ayat 19-20)
Seringkali, percekcokkan, pertengkaran, perselisihan terjadi, baik dalam rumah tangga, lingkungan masyarakat, bahkan gereja, karena kita tidak bijaksana dalam berkata-kata. Orang begitu gampang mencibir, mencemooh, mengolok-olok, menghakimi, mengumpat orang lain.
Untuk kita dapat hidup bijaksana dan berkemenangan, kita harus menjaga perkataan kita, bukan hanya menjaga kalimat-kalimat yang keluar dari mulut kita, tetapi kita juga perlu memperhatikan cara kita menyampaikan kata-kata kita.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 comments