Dia Datang Segera

  • Whatsapp

Ayat Bacaan : Wahyu 22:12

Kerangka Khotbah :

Bulan Desember ini, orang-orang percaya mulai disibukkan dengan perayaan menyambut kelahiran Yesus, Sang Penebus. Berbagai kegiatan dilakukan untuk menyambut hari bahagia ini. Namun sangat disayangkan ada orang-orang yang merayakan natal hanya sekedar dengan berfoya-foya tanpa memahami makna natal yang sebenarnya.
Natal banyak dipahami juga hanya sebagai saat dimana Yesus datang menjadi banyi yang mungil, dikota kecil Bethlehem. Saat-saat natal seperti ini, ada baiknya kita merenungkan bahwa Yesus, yang dulu pernah datang kedunia dalam rupa bayi kecil nan mungil, akan datang juga kembali kedunia. Dia bukan datang lagi sebagai bayi, tetapi sebagai Raja dan Tuhan, yang akan datang menjemput setiap orang-orang yang tetap percaya dan setia.
Kabar Kesukaan atau Kabar Kesusahan?
Suatu ketika seorang guru berkata kepada para murid-muridnya ” Anak-anak, Pak  Guru akan ke kantor sebentar. Tidak lama, mungkin 5 atau 10 menit. Ada urusan yang harus Pak Guru kerjakan. Kalian jangan ribut, tetap belajar sendiri, sampai Pak Guru kembali. Tiga menit berlalu, bahkan lima menit sudah lewat, tapi Pak Guru belum juga terlihat. Muri-murid  ada yang mulai ramai sendiri, ada yang mulai mengganggu temannya, ada yan bahkan mulai lari kesana-kemari. Namun demikian ada juga mereka yang tetap berjaga,dengan tetap belajar dan membaca. Betapa kagetnya mereka ketika Pak Guru datang dengan tiba-tiba. Anak-anak yang sedang belajar dan membaca ketika Pak Guru tiba, tentu menyambut kedatangan Pak Guru dengan sukacita. Sebaliknya, betapa malu dan kemudian menyesal, ketika Pak Guru tiba dikelas, ada yang sedang naik ke meja nya dan bergoget ria. Ada yang sedang di bangku Pak Guru, meniru gaya mengajar gurunya.
Kedatangan Tuhan Yesus, seperti kedatangan Pak Guru tadi. Bagi yang tetap berjaga dengan belajar dan berdoa. Mereka menyambut dengan sukacita. Sebaliknya bagi yang tidak berjaga, dan didapati sedang bermain-main ketika Pak Guru datang, mereka menyambut Pak Guru dengan rasa takut. Jangan-jangan hukuman sudah Pak Guru siapkan.
Kita tidak tahu kapan waktunya Yesus kembali ke dunia. Tapi kita percaya, Yesus pasti akan datang kembali kedunia, seperti apa yang sudah dijanjikan-Nya. Bukan urusan kita kapan Yesus mau datang. Tanggun jawab kita adalah memperispkan diri sebaik-baiknya, sehingga ketika Yesus datang kembali, kita didapati sebagai orang-orang yang tetap setia dan berjaga.
Apa yang perlu kita lakukan?
Apa yang kita lakukan berkaitan dengan kebenaran firman Tuhan yang menyatakan ” Aku datang segera ” ini? ada  3 hal yang perlu kita lakukan yaitu:
1. Mengaminkan firman Tuhan
   Artinya: kita meyakini bahwa kedatangan Tuhan Yesus pasti akan terjadi. Kita tidak perlu mempersoalkan tentang hari dan saatnya, tetapi yang pasti adalah kedatangan Tuhan kedua kali pasti akan terjadi.  I Tesalonika 5:1-2 mencatat ” Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam.
Adalah janji Tuhan juga bahwa ketika Ia datang, ia akan mengaruniakan mahkota bagi orang-orang yang teguh dan tetap percaya kepada-Nya.
Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan ( Wahyu 2:10 b)
2.Mempercayai janji Tuhan
 “Aku datang segera” adalah janji Tuhan. Kita harus mempercayai akan hal ini. Tuhan tiak pernah lupa akan janji-Nya. Kita mungkin bisa melupan janji yang pernah kita ucapkan. orang bisa lupa juga kepada janji-Nya, Tapi Tuhan tidak pernah lupa akan janji-Nya . “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat ( II Petrus  3:9)
 
3. Tetap berjaga dan setia.
Jangan seperti murid-murid tadi yang tidak berjaga-jaga. Biarlah kita tetap didapati sebagai orang yang tetap berjaga-jaga dan setia ketika Tuhan datang kepada kita.
Mari kita persiapkan diri, Yesus segera datang. Persiapkan diri dengan senantiasa hidup bijaksana dan melakukan firman-Nya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *