Menyentuh Hati Tuhan

  • Whatsapp

Ayat Bacaan: Injil Markus pasal 5 ayat 21 sampai 45

Kerangka Khotbah:

Dalam Injil Markus pasal 5 ayat 21, penulis Injil Markus menulis: “Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong datang lalu mengerumuni Dia. Sedang Ia berada di tepi danau”.

“Orang banyak berbondong-bondong datang lalu mengerumuni Dia”. Ada pertanyaan yang muncul kenapa orang banyak itu berbondong-bondong mencari Tuhan Yesus? Banyak motivasi yang ada dalam setiap orang dalam rombongan itu.

Mari perhatikan apakah mereka semua bisa menyentuh hati Tuhan Yesus, ternyata tidak, hanya ada dua orang yang bisa membuat hati Tuhan Yesus tersentuh. Siapakah orang itu? Yaitu “Yairus” (arti Yairus: Pembawa terang) dan Seorang perempuan yang sakit pendarahan.

Mari kita belajar motivasi dari kedua orang tersebut sehingga ketika datang kepada Yesus menyentuh hatiNya. Bagaimana sikap dan motivasi hidup kita sehingga bisa menyentuh hati Tuhan, ketika kita datang kepadaNya:

  1. Hidup dalam kerendahhatian / tersungkur dihadapan Tuhan (ayat 22)

Apa yang membuat Yairus bisa mempunyai sikap tersungkur, merendahkan hati dihadapan Tuhan sekalipun Yairus sebagai orang yang terpandang, terhormat, disegani, dan mempunyai jabatan dan kedudukan tinggi dalam kalangan bangsa Yahudi, jawabannya adalah karena Yairus mempunyai persoalan dan masalah, karena anak perempuannya sakit dan hampir mati.

Ketika kita mempunyai masalah satu-satunya yang kita perlukan adalah jalan keluar/solusi, Yairus tahu bahwa solusi itu hanya ada di dalam Tuhan Yesus. Yairus datang dengan motivasi dan sikap rendah hati “tersungkur” di hadapan Tuhan Yesus. Tuhan meresponi dan datang menemui anak perempuan Yairus saat itu juga anak itu sembuh. Yairus tahu bahwa Tuhan Yesus bersama-sama dalam hidupnya, karena tanpa Tuhan dalam hidup kita, semuanya sia-sia.

  1. Hidup dalam Iman dan pengharapan hanya kepada Tuhan (ayat 33-34)

Ketika mendengar akan berita berita tentang Tuhan Yesus, wanita yang mengalami penderitaan dan sakit penyakit pendarahan itu membutuh jalan keluar, yaitu kesembuhan dan wanita ini tahu jalan keluar itu hanya ada dalam Tuhan Yesus, karena Tuhan Yesus sebagai satu-satunya solusi bagi penyakitnya.

Ada sikap yang luar biasa dilakukan oleh wanita tersebut sehingga dapat menyentuh hati Tuhan. Iman, percaya dan pengharapan dalam Tuhan dari wanita tersebut menyentuh hati Tuhan Yesus,sehingga belas kasihan Tuhan turun atas kita, Alkitab katakan bahwa ada tenaga yang keluar dari diri Yesus, sebagai berikut:

“Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: “Siapa yang menjamah jubah-Ku?” (Markus pasal 5 ayat 30).

Iman akan membuat Tuhan berkenan akan masalah kita, ketika ada iman maka kita akan menyentuh hati Tuhan. Maka kita akan mendapatkan kesembuhan, bukan hanya itu tetapi ada bonus lain yaitu keselamatan kekal.

  1. Hidup berani mempertaruhkan reputasi dihadapan Tuhan (Ayat 22-23)

Tuhan selalu memperhatikan dan membuat setiap kita yang datang kepadaNya akan diberkati, diberi jalan keluar dari masalah dan pergumulan, tetapi kita ingat Tuhan selalu menginginkan supaya “jangan takut dan percaya saja” kepada Tuhan.

Ketika setiap orang percaya kepada Tuhan Yesus artinya Tuhan Yesus menyertai hidup kita kemanapun dan apapun keberadaan kita. Cara Tuhan melihat masalah berbeda dengan cara kita melihat masalah kita, ketika YAIRUS melihat bahwa anaknya sudah mati, sepertinya tidak ada pengharapan lagi, tetapi Tuhan Yesus melihat bahwa anak YAIRUS itu tidur.

Apa yang terjadi dalam hidup kita selama Tuhan Yesus bersama dengan kita akan ada jalan keluar seperti YAIRUS “Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: “Talita kum,” yang berarti: “Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!” “Talita kum,” (ayat 41).

Mari kita kembali ingat akan kebaikan Tuhan, kapan ketika kita datang kepada Tuhan dan hati Tuhan tersentuh, sehingga Tuhan meresponi keberadaan kita, Tuhan mau bersama-sama dengan kita,maka ada jalan keluar dari setiap persoalan dan masalah kita. Kesembuhan, kelepasan dan kemenangan menjadi bagian hidup kita,ketika kita hidup dalam kerendahan hati, hidup memiliki iman percaya kepada Tuhan dan berani mempertaruhkan reputasi kita dihadapan Tuhan.

Sumber : Pdt. Yohanes Ratu Eda

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 comments

  1. Amin. Ketika kita yakin & percaya maka Tuhan Yesus akan berkarya dalam hidup kita.

    1. Amin, saya bersyukur kepada Tuhan doa yg saya panjatkan telah dijawab oleh Nya.

  2. segala kerendahan hati mudah diterima oleh Tuhan…isi firman Tuhan ini sgt meneguhkan iman saya.