Dalam Pertobatan Kita Ada PengampunanNya

  • Whatsapp
Manusia Bertobat dan kembali kepada Tuhan

Ayat Bacaan : Yesaya 1:10-20

“Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat,”  Yesaya 1:16

Semua manusia pasti mengalami masalah meski berbeda-beda:  masalah pekerjaan, masalah keuangan, masalah keluarga, dan banyak lagi.  Masalah-masalah yang dialami oleh manusia pasti ada jalan keluarnya, dan ujung-ujungnya akan berakhir saat kematian menjemput.  Namun ada satu masalah terbesar yang dihadapi oleh seluruh umat manusia dan masalah tersebut akan terus terbawa sampai kematian  (karena tak semua orang menyadari bahwa setelah kematian masih ada kekekalan, hidup kekal di sorga atau kematian kekal di neraka).  Masalah itu adalah dosa, sebab dosalah yang akan membawa manusia dari kematian kepada kebinasaan kekal:  “…upah dosa ialah maut;”  (Roma 6:23).

     Masalah terbesar manusia ini  (dosa)  hanya dapat diselesaikan oleh anugerah Tuhan melalui pengorban-Nya di kayu salib.  Setiap orang yang percaya kepada-Nya  (Kristus)  tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal  (Yohanes 3:16).  Sebagai orang percaya kita patut berbangga dan bersukacita, bukan karena hal-hal yang sifatnya materi, tapi karena anugerah keselamatan yang telah Tuhan berikan dan dosa-dosa kita diampuni.  Kalau bukan karena salib Kristus kita ini adalah orang-orang yang pantas dimurkai dan menerima hukuman dari Tuhan, namun karena salib-Nya kita dilayakkan untuk dapat hidup dalam kemuliaan dan kuasa-Nya, serta beroleh jaminan keselamatan kekal.  Sorga menjadi sesuatu yang pasti bagi kita!  Sebab  “…Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku (Kristus).”  (Yohanes 16:6b).

     Oleh karena itu rasul Paulus memperingatkan agar orang percaya tetap mengerjakan keselamatan dengan takut dan gentar  (Filipi 2:12).  Mengerjakan keselamatan berarti kita hidup dalam pertobatan setiap hari.  Mungkin ada di antara Saudara yang berkata,  “Kehidupanku sangat buruk dan dosaku tiada terbilang.  Mungkinkah Tuhan mau mengampuni aku dan menerima aku?”  Ada tertulis:  “Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.”  (Yesaya 1:18).

Dosa kita akan diampuni jika kita mau mengakuinya dengan jujur di hadapan Tuhan  (1 Yohanes 1:9), dan benar-benar hidup dalam pertobatan!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *