<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>renungan kristen penghambat kesuksesan &#8211; Kerangka Khotbah Kristen</title>
	<atom:link href="https://drijie1.kokris.com/tag/renungan-kristen-penghambat-kesuksesan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://drijie1.kokris.com</link>
	<description>Memuridkan Untuk Memberkati</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Dec 2020 03:36:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://drijie1.kokris.com/wp-content/uploads/2021/03/image-1-60x60.jpg</url>
	<title>renungan kristen penghambat kesuksesan &#8211; Kerangka Khotbah Kristen</title>
	<link>https://drijie1.kokris.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemenangan Bagi Orang Percaya</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/kemenangan-bagi-orang-percaya/</link>
					<comments>https://drijie1.kokris.com/kemenangan-bagi-orang-percaya/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2020 03:36:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Iman Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah hidup kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen 2020]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen update]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah tahun 2020]]></category>
		<category><![CDATA[khotbahkristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan agama kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan iman kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan jangan cemari bait allah]]></category>
		<category><![CDATA[renungan khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen 2020]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen lakukan perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen penghambat kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen update]]></category>
		<category><![CDATA[renungan malam kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan orang kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan semangat untuk bersaksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=1572</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan : Yosua 5:13-15 &#8220;Bukan, tetapi akulah Panglima Balatentara TUHAN. Sekarang aku datang.&#8221;  Yosua&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ayat Bacaan : Yosua 5:13-15</strong></p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph"><strong><em>&#8220;Bukan, tetapi akulah Panglima Balatentara TUHAN. Sekarang aku datang.&#8221;</em>  Yosua 5:14</strong></p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph">Bagi bangsa Israel, kota Yerikho adalah salah satu penghalang untuk mencapai tanah Perjanjian.&nbsp; Yerikho adalah gambaran masalah yang besar.&nbsp; Pada waktu itu Yosua sedang berada dekat kota itu.&nbsp; Dengan kata lain Yosua sedang dekat dengan permasalahan.</p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph">     Meski berada dalam masalah besar Yosua tidak berkecil hati dan takut, mata rohaninya tetap tertuju kepada Tuhan.  Dengan penuh keyakinan ia berpegang kepada janji Tuhan:  <strong><em>&#8220;Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa.&#8221;</em>  (Yosua 1:3)</strong>.  Saat berada di dekat Yerikho  (masalah)  ini Yosua justru mengalami perkara-perkara yang ajaib, di mana ia bertemu dengan Panglima Balatentara Tuhan. <strong><em>&#8220;Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: &#8216;Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?'&#8221;</em>  (ayat 14b).</strong>  Yosua belajar untuk peka akan suara Tuhan, dan ia juga belajar taat melakukan kehendakNya.  <strong><em>&#8220;&#8216;Tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat engkau berdiri itu kudus.&#8217; Dan Yosua berbuat demikian.&#8221;</em>  (Yosua 5:15).</strong></p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph">     Ketika dalam permasalahan yang berat kita seringkali tidak peka akan suara Tuhan dan memilih untuk tidak taat kepadaNya karena kita merasa bahwa perintah Tuhan itu tidak masuk di akal dan aneh.  Telinga kita pun tidak kita arahkan kepada Tuhan, tapi kepada suara Iblis yang membuat kita makin takut, kuatir dan cemas, padahal Tuhan telah berjanji,  <strong><em>&#8220;Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.&#8221;</em>  (Ibrani 13:5b).</strong>  Dalam keadaan yang demikian akhirnya ada banyak orang memilih untuk meninggalkan Tuhan Yesus dan menggadaikan keselamatan demi mendapatkan materi/kekayaan yang berlimpah, jabatan, pasangan hidup atau pertolongan instan dari kuasa-kuasa gelap.  Padahal kita tahu bahwa semua yang ada di dunia ini adalah sementara belaka.  Apa pun bentuknya, perintah Tuhan itu demi kebaikan kita.  Ketika Yosua taat melakukan apa yang diperintahkan Tuhan, janji Tuhan itu pun digenapiNya.  Yerikho akhirnya dapat ditaklukkan, artinya kemenangan besar menjadi milik Yosua dan bangsa Israel.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Dibutuhkan ketekunan, karena sedikit waktu lagi Tuhan pasti akan memberikan kemenangan dan mujizatNya bagi kita, asal kita tetap taat kepadaNya!</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://drijie1.kokris.com/kemenangan-bagi-orang-percaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>4</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penghambat Kesuksesan</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/penghambat-kesuksesan/</link>
					<comments>https://drijie1.kokris.com/penghambat-kesuksesan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2020 00:07:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Iman Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah iman]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen 2020]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen update]]></category>
		<category><![CDATA[khotbahkristen]]></category>
		<category><![CDATA[penghambat kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan agama kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan iman kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen 2020]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen penghambat kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen update]]></category>
		<category><![CDATA[renungan orang kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=1480</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan : Amsal 12:1-28 &#8220;Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa.&#8221;&#160;&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ayat Bacaan : Amsal 12:1-28</strong></p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph"><em>&#8220;</em><em>Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa.&#8221;</em>&nbsp; Amsal 12:24</p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph">Tak seorang pun manusia di dunia ini yang mau hidup dalam kegagalan dan kehancuran.&nbsp; Sebaliknya semua orang pasti punya impian menjadi orang yang berhasil atau sukses di setiap bidang yang ditekuninya.&nbsp; Namun untuk mewujudkan impian tersebut tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, semuanya perlu usaha ekstra, kerja keras dan perjuangan.&nbsp; Ada kalimat bijak:&nbsp; &#8220;Ciri orang yang akan sukses adalah mereka yang menghargai setiap kegagalan sebagai suatu proses yang harus dijalani.&nbsp; Bukan mereka yang mengutuki kegagalan sebagai penghalang kesuksesan.&#8221;</p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph">     Bila orang ingin berhasil dan sukses, maka ia tak boleh takut gagal dan jangan pernah takut untuk terus mencoba.  Semakin besar tantangan yang menghadang berarti semakin kita dibawa menuju kepada puncak.  Sebaliknya, jalan yang palng sedikit tantangannya adalah jalan seorang pecundang.  Ada beberapa hal yang harus diperhatikan yang seringkali menjadi penghambat bagi kita untuk menggapai impian:  </p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph"><strong>1.  Keputusasaan.</strong>  Tuhan berfirman:  <strong><em>&#8220;Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.&#8221;</em>  (Ibrani 10:38).</strong>  Orang yang mengundurkan diri adalah orang yang menyerah sebelum mencapai garis finis, atau orang yang berputus asa.  Keputusasaan seringkali menghampiri hidup seseorang ketika apa yang dilakukan selalu berujung pada kegagalan, sementara melihat orang lain tampak berhasil.  Saat itulah timbul rasa kecewa dan akhirnya ia pun menjadi putus asa dan enggan untuk mencoba lagi.</p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph"><strong>2.  Kemalasan.</strong>  Sampai kapan pun orang yang malas tidak akan pernah berhasil dalam hidupnya.  <strong><em>&#8220;Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia,&#8221;</em>  (Amsal 13:4)</strong>.  Cobalah bertanya kepada orang-orang yang sukses!  Pasti tidak ada kata malas dalam kamus hidupnya.  <strong><em>&#8220;&#8230;supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya, agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.&#8221;</em>  (Ibrani 6:11-12).</strong></p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph"><strong>Jangan putus asa dan buanglah kemalasan, niscaya impian Saudara akan terwujud!</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://drijie1.kokris.com/penghambat-kesuksesan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
