<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>khotbah kristen 2022 &#8211; Kerangka Khotbah Kristen</title>
	<atom:link href="https://drijie1.kokris.com/tag/khotbah-kristen-2022/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://drijie1.kokris.com</link>
	<description>Memuridkan Untuk Memberkati</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Dec 2022 12:09:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://drijie1.kokris.com/wp-content/uploads/2021/03/image-1-60x60.jpg</url>
	<title>khotbah kristen 2022 &#8211; Kerangka Khotbah Kristen</title>
	<link>https://drijie1.kokris.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Natal Yang Membawa Perubahan</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/natal-yang-membawa-perubahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2022 12:09:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Iman Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Khotbah Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[kerangka khotbah]]></category>
		<category><![CDATA[kerangka khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah hidup kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah iman]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen 2022]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen update]]></category>
		<category><![CDATA[khotbahkristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen update]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=2586</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan: Lukas 1:28-31 Kerangka Khotbah: Seringkali kita memaknai Natal adalah sebuah hari perayaan umat&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Ayat Bacaan: Lukas 1:28-31</p>
<p>Kerangka Khotbah:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Seringkali kita memaknai Natal adalah sebuah hari perayaan umat kristen yang segera berlalu begitu saja, tanpa kita mendalami makna natal sesungguhnya dalam hidup kita, kita lebih suka meriahnya, lebih suka atmosfernya, lebih suka ramai-ramainya. Padahal didalam natal tersimpan banyak sekali perubahan untuk hidup kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun perubahan terjadi seiring dengan respon kita terhadap makna natal itu sendiri. Dari ayat diatas kita dapat melihat terjadi perubahan dalam kehidupan Maria dan Yusuf. Namun hal itu tidak akan terjadi jika respon Maria dan Yusuf berbeda.</p>
<p><strong>1. Penundukan Diri (ayat</strong> <strong>38)</strong><br />
Respon Maria ini menandakan penundukan dirinya kepada Allah yang memegang otoritas lebih tinggi dalam kehidupanNya, dan inilah yang membuat Allah memilih Maria diantara begitu banyak Maria-Maria lain keturunan Daud. Karena Tuhan tahu betul isi hati manusia.<br />
Kita tidak akan bisa berubah jika keegoisan kita masih tinggi, kita tidak akan bisa melihat gambar yang lebih besar jika kita masih menganggap diri sendiri lebih pintar, lebih bijak dari orang lain. Perubahan terjadi ketika kita mau menerima nasihat, mau diarahkan, mau diberikan masukan.</p>
<p><strong>2. Keluar dari Zona Nyaman (Matius 2:14)<br />
</strong>Zona nyaman berbicara tentang batasan pikiran kita. Ketika kita berada pada zona nyaman pikiran kita akan cenderung pasif dan takut untuk memikirkan hal-hal yang mengambil resiko, apalagi kalau resiko itu tinggi. Kita selalu mengharapkan perubahan terjadi dalam hidup kita tapi kita mau tetap tinggal dalam zona nyaman itu sama saja mustahil. Bandingkan ketika Tuhan menyuruh Yunus pergi ke Niniwe, kita sebagai manusia pasti merasa berat seperti Yunus yang akhirnya pergi ke Tarsus karena tahu apa yang akan dihadapi didepannya. Tapi ketika Tuhan menghukum yunus dan akhirnya Yunus menundukkan dirinya dan keluar dari zona nyamannya, maka terjadi perubahan di kota Niniwe, yang akhirnya satu kota itu diselamatkan.</p>
<p><strong>3. Improvisasi Diri (Matius 2:22)</strong><br />
Pada kisah Natal dikitab Matius ini seperti pasal 2 ayat 22 ini kita melihat bagaimana Yusuf mendapat nasihat di mimpi dari malaikat, Allah menghargai <em>free-will </em>kita, sebuah nasihat dapat kita terima atau tolak, dan tentunya Yusufpun menerimanya namun ia berinisiatif pergi kedaerah Galilea yaitu Nazareth. Improvisasi seringkali kita butuhkan untuk menghadapi zaman yang dinamis ini. Jika saudara memiliki usaha kuliner, apa yang membuat usaha kuliner saudara berbeda dari yang lainnya? Jika saudara memiliki bisnis toko atau lainnya apa yang membuat toko Anda berbda dari toko lainnya? Inilah improvisasi, kita sebagai anak-anak Allah juga harus pandai menyikapi perubahan dan cepat beradaptasi sehingga bukan kita dikalahkan oleh dunia tapi kita yang mengalahkan dunia.</p>
<p>Mari jadikan momentum Natal ini menjadi momentum perubahan dalam hidup Anda, sehingga itu akan berdampak dalam keluarga Anda, rekan Anda, bahkan masyarakat di sekitar Anda, sehingga Natal ini membawa perubahan bagi semua apalagi jika mereka belum mengenal Tuhan Yesus. Saya percaya Tuhan Yesus memberkati Anda berlimpah-limpah! Selamat menyongsong Natal bagi kita semua. Tuhan Yesus Memberkati.</p>
<p>~ Dari daftar Khotbah yang saya bawakan pada 18 Desember 2022 di GBI Narwastu Kalideres Jakarta<br />
(Yoga Adi Candra)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang Yang Mengejar Harta Tidak Memilikinya</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/orang-yang-mengejar-harta-tidak-memilikinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Nov 2022 22:09:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kehidupan Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kerangka khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah hidup kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen 2022]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[renungan khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan orang kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=2582</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan: Kejadian 13:1-18 Kerangka Khotbah/Renungan: Cerita tentang Lot adalah pengungkapan bahwa orang yang mencintai&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Ayat Bacaan: Kejadian 13:1-18</p>
<p>Kerangka Khotbah/Renungan:<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Cerita tentang Lot adalah pengungkapan bahwa orang yang mencintai harta dunia, akhirnya tidak memilikinya. Kita sedang hidup pada masa dimana orang mendambakan kesuksesan dan hidup yang bergelimang harta. Fakta membuktikan bahwa kekayaan dan kemewahan tanpa takut Tuhan akan menjadi racun yang membunuh kita. Daud jatuh dalam dosa, setelah hidupnya enak, tidak ada lagi tantangan (2 Samuel 11:27). Salomo jatuh dalam dosa setelah dia kaya dan terhormat (2 Tawarikh 18:1). Mari lihat kebenaran Tuhan dalam kisah Lot ini :</p>
<p><strong>I. Pilihan Lot<br />
</strong>&#8211; Lot memilih sesuatu berdasarkan hawa nafsu (ay. 10-11)<br />
&#8211; Lot menduakan Tuhan (ay.12)<br />
&#8211; Lot memilih bukan karena iman (ay.10-11)</p>
<p><strong>II. Ia membangun tendanya menghadap kota Sodom<br />
</strong>&#8211; Ia tahu kota Sodom adalah kota yang jahat (Kejadian 18:20)<br />
&#8211; Jika kita tidak menolak dosa secepat mungkin, cepat atau lambat, ia akan memusnahkan kita (Kejadian 4:7; Bil. 32:23)</p>
<p><strong>III. Lot meraih sukses pada saat yang tepat<br />
</strong>&#8211; Ia berdiam dipintu gerbang kota Sodom (Kej.18:1)<br />
&#8211; Pada zaman dulu, orang yang duduk di pintu gerbang kota pasti seseorang yang terkenal. Berarti Lot sukses.</p>
<p><strong>IV. Apa yang Lot kejar, malah ia tidak memilikinya<br />
</strong>&#8211; Lot kehilangan miliknya (Kej.19:24-25)<br />
&#8211; Ia kehilangan istrinya (Kej. 19:26)<br />
&#8211; Ia kehilangan dirinya sendiri (Kej.19:31-35)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Doa Akan Menjadi Kenyataan</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/doa-akan-menjadi-kenyataan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2022 21:16:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Iman Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kerangka khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen 2022]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah tematik]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen update]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=2578</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan: Matius 7:7-11 Kerangka Khotbah: Doa adalah sesuatu yang akan menjadi kenyataan. Ini bukan&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Ayat Bacaan: Matius 7:7-11<br />
</strong><br />
<strong>Kerangka Khotbah:<br />
</strong>Doa adalah sesuatu yang akan menjadi kenyataan. Ini bukan sebuah slogan, tetapi sesuatu kebenaran yang hakiki dan merupakan kebutuhan penting bagi hidup manusia seperti pentingnya nafas bagi kehidupan. Namun timbul pertanyaan, apakah di abad moderen ini masihkah orang mempercayai kuasa doa??</p>
<p>Sesungguhnya keraguan ini sudah ada sejak zaman Yesus. Dan dalam khotbah di bukit, dengan tegas Tuhan Yesus berkata: &#8221; Minta, maka kepadamu akan diberi. Cari maka kamu akan mendapat, ketuklah pintu maka akan dibukakan kepadamu&#8221; (Matius 7:7)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>I. Mintalah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</strong><br />
&#8211; Minta berarti kita menyadari kebutuhan kita (Filipi 4:6)<br />
&#8211; Minta berarti kita menyadari ketidakmampuan kita (Roma 3:8)<br />
&#8211; Minta berarti kita sedang berharap dengan sipemberi (Kejadian 32:30)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>II. Carilah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</strong><br />
&#8211; Cari berarti tidak berdiam diri, tetapi berusaha<br />
&#8211; Cari berarti memakai segala fasilitas yang ada (mata, kaki, otak, tangan)</p>
<p><strong>III. Ketuklah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</strong><br />
&#8211; Ketuk memerlukan kesabaran dan ketabahan (Roma 12:12)<br />
&#8211; Ketuk adalah tindakan berulang-ulang (Lukas 18:1-20)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ia Datang Tanpa Disangka</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/ia-datang-tanpa-disangka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2022 21:59:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Iman Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen 2022]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[khotbahkristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan agama kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan iman kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen update]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=2573</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan: Matius 24:36 Kerangka Khotbah: Meskipun Alkitab menegaskan bahwa tidak seorangpun mengetahui saat kedatangan&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Ayat Bacaan: Matius 24:36</p>
<p>Kerangka Khotbah:</p>
<p></strong>Meskipun Alkitab menegaskan bahwa tidak seorangpun mengetahui saat kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya, namun kita mengucapkan syukur kepada Bapa di Sorga, karena Alkitab telah mengingatkan untuk memperhatikan tanda-tanda menjelang kedatangan Anak Manusia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>I. Ia datang pada saat segala sesuatu berjalan sebagaimana biasa</strong><br />
&#8211; Yang berdosa tetap berdosa dan yang suci tetap suci (Matius 24:37)<br />
&#8211; Orang tetap menjalankan pekerjaanNya seperti biasa (Matius 24:17-20)</p>
<p><strong>II. Ia datang tiba-tiba tanpa pemberitahuan</strong><br />
&#8211; Seperti pencuri (matius 24:43; Wahyu 16:15)<br />
&#8211; Orang dunia tidak tahu kedatanganNya (Lukas 19:42)<br />
&#8211; Anak Tuhan tahu, walaupun kepastian hari tidak diberitahu Allah bagi kita.<br />
&#8211; Peristiwa Simeon dan Hanna (Lukas 2:25-26)<br />
&#8211; Tuhan menyuruh kita menilai rupa bumi dan langit (Lukas 12:56; 1 Tesalonika 5:2)</p>
<p><strong>III. Buat kita bukan waktu kapan Yesus datang tetapi persiapan dirilah yang penting</strong><br />
&#8211; Kata &#8220;berjaga-jaga&#8221; banyak sekali kita jumpai dalam Alkitab (Matius 24:42; Lukas 12:40; Wahyu 16:15)<br />
&#8211; Tinggalkan segala dosa dan kefasikan (Yoel 2:12-24)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>3 Langkah Menuju Hidup Berkemenangan</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/3-langkah-hidup-menuju-berkemenangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2022 01:02:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Iman Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Khotbah Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[ayat emas alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[ayat hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kerangka khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah iman]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen 2022]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen update]]></category>
		<category><![CDATA[renungan orang kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=2568</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan: 1 Yohanes 5:4 Kerangka dan Renungan : Rasa kemenangan dalam hidup kita memang&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ayat Bacaan: 1 Yohanes 5:4</strong></p>
<p><strong>Kerangka dan Renungan :<br />
</strong></p>
<div class="textLayer">
<p>Rasa kemenangan dalam hidup kita memang manis. Kemenangan sangat penting untuk kesehatan dan kebahagiaan kita. Kekalahan merusak hidup kita, dan tetap dalam kekalahan dapat menghancurkan iman kita. Bukan kehendak Tuhan bagi hidup Anda untuk berjalan dalam kekalahan, tetapi kehendak-Nya bagi Anda dan saya untuk bangkit di tengah serangan Setan atas hidup kita dan hidup dalam kemenangan.</p>
<p><strong>I. Untuk Hidup dalam Kemenangan Anda harus berpikir Kemenangan</strong></p>
<ul>
<li>Tidak mungkin hidup dalam kemenangan tanpa konsep kemenangan</li>
<li>Korintus 15:57 Tetapi syukur kepada Allah, yang telah mengaruniakan kepada kita kemenangan melalui Tuhan kita Yesus</li>
<li>Pepatah lama mengatakan Anda adalah apa yang Anda makan.</li>
<li>Hal yang sama berlaku untuk hidup kita:</li>
<li>Jika Anda dikalahkan dalam hidup pikiran Anda dengan pikiran negatif kegagalan maka Anda tidak akan pernah menang.</li>
<li>Tetapi jika Anda menaruh pikiran Anda pada kemenangan dan HARAPAN Anda akan selalu menang</li>
</ul>
<p>Roma 15:13 Sekarang, Allah sumber pengharapan memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman, supaya kamu berlimpah- limpah dalam pengharapan, oleh kuasa Roh Kudus.</p>
<p><strong>* Kita memiliki harapan</strong></p>
<ul>
<li>Saya tidak ingin jatuh ke tangan dokter tanpa HARAPAN</li>
<li>Saya tidak ingin jatuh ke tangan pengacara tanpa HARAPAN</li>
<li>Saya tidak ingin jatuh ke tangan menteri tanpa HARAPAN</li>
</ul>
<p>Mazmur 71:14 Tetapi aku akan terus berharap, dan akan semakin memuji-Mu.</p>
<ul>
<li>Kita melayani Allah yang penuh pengharapan</li>
<li>Bukan Tuhan yang  kalah</li>
<li>Bukan Tuhan yang pesimis</li>
</ul>
<p><strong>II. Untuk Hidup dalam Kemenangan, Anda harus mengalihkan pandangan dari Keadaan</strong></p>
<p><strong>1. Petrus turun dari perahu</strong></p>
<p>&#8211; Petrus fokus pada Kristus bukan badai</p>
<p>&#8211; Saat perhatiannya bergeser, dia mulai tenggelam</p>
<p><strong>2. Pria lumpuh di kolam Bathesda</strong></p>
<p>Yohanes 5:3 Di tempat ini ada banyak sekali orang-orang yang tidak berdaya, buta, terhenti, layu, menunggu pergerakan air.</p>
<p>Yohanes 5:4 Sebab pada musim tertentu seorang malaikat turun ke dalam kolam itu dan mengaduk-aduk air itu: barang siapa yang pertama kali masuk ke dalam kolam itu, dijadikan utuh dari apa pun.<br />
penyakit yang dideritanya.</p>
<p>Yohanes 5:5 Dan di sana ada seorang laki-laki, yang cacatnya tiga puluh delapan tahun.</p>
<p>Yohanes 5:6 Ketika Yesus melihat dia berbohong, dan tahu bahwa dia sudah lama dalam hal itu, dia berkata kepadanya, Maukah engkau sembuh?</p>
<p>Yohanes 5:7 Orang yang tidak berdaya itu menjawab dia, Tuan, saya tidak punya orang, ketika airnya bermasalah, untuk memasukkan saya ke dalam kolam: tetapi ketika saya datang, satu stepa turun di depan saya.</p>
<p>Yohanes 5:8 Kata Yesus kepadanya, Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu, dan berjalanlah.</p>
<p>Yohanes 5:9 Dan segera orang itu sembuh, dan mengambil tempat tidurnya, dan berjalan:</p>
<p>&#8211; Raja segala raja berjalan ke hadapan pria itu<br />
&#8211; Yesus bertanya kepadanya, &#8220;Apakah kamu ingin disembuhkan?&#8221;<br />
&#8211; Pria yang fokus pada keadaan, &#8220;Saya tidak punya orang untuk membantu saya &#8230;&#8221;<br />
&#8211; Jauhkan matamu dari keadaan dan arahkan pandanganmu padaku.</p>
</div>
<div></div>
<div class="textLayer"><strong>III. Untuk Hidup dalam Kemenangan, Anda tidak boleh menerima Kekalahan</strong><br />
1. Banyak orang Kristen diserang dan mereka menyerah. Mereka hanya ingin duduk dan tidak bergerak.2. Mereka berpikir jika saya tidak melakukan apa-apa mungkin iblis ingin memperhatikan saya, dan dia akan meninggalkan saya sendiri: SALAH. Anda hanya ada dalam kekalahan.</p>
<p>3. Ketika Anda dikalahkan, kemajuan ke depan dihentikan</p>
<p>&#8211; Ketika kehidupan Doa Anda terhenti, Anda hidup dalam kekalahan<br />
&#8211; Ketika kehidupan Bakti Anda dihentikan, Anda hidup dalam kekalahan<br />
&#8211; Ketika Komitmen Anda untuk melayani dihentikan, Anda hidup dalam kekalahan</p>
<p>4. Beberapa orang duduk di bangku dan tidak melakukan apa pun untuk kerajaan selama bertahun-tahun.</p>
<p>&#8211; Salahkan kurangnya waktu; “Saya sedang sibuk”<br />
&#8211; Menyalahkan; “Saya sudah melakukannya sekarang biarkan orang lain melakukannya”<br />
&#8211; Mencari-cari Alasan</p>
<p>5. Jangan hidup dalam kekalahan lakukan sesuatu</p>
<p><strong>Kesimpulan: Anda bisa hidup dalam kemenangan. Anda tidak harus tetap dalam kekalahan.</strong></p>
<p><strong>1. Tetapkan pikiran Anda untuk memikirkan kemenangan</strong><br />
<strong>2. Jangan Fokus Pada Masalah Fokus Pada Janji</strong><br />
<strong>3. Lakukan Sesuatu bangun dan bergerak.</strong></p>
<p>Ini adalah langkah-langkah menuju kemenangan. Saat Anda mulai membuat langkah-langkah ini, Anda akan menemukan bahwa Tuhan memberikan kemenangan dalam setiap situasi kehidupan Anda.</p>
<div class="endOfContent"></div>
</div>
<div></div>
<div></div>
<div class="annotationLayer"></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banyak Yang Dipanggil Sedikit Yang Dipilih</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/banyak-yang-dipanggil-sedikit-yang-dipilih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2022 23:30:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Iman Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah hidup kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen 2022]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen update]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=2563</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan: Matius 22:14 Kerangka Khotbah dan Renungan: Dalam kehidupan manusia banyak hal yang kita&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Ayat Bacaan: Matius 22:14</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kerangka Khotbah dan Renungan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kehidupan manusia banyak hal yang kita putuskan dan ikuti. Banyak hal yang kita pikirkan dan akhirnya menjadi rencana yang kita jalankan, tentunya dalam mengambil keputusan ada banyak hal yang menjadi pertimbangannya. Tetapi sekali lagi semuanya tergantung apa panggilan kita atau passion kita terhadap hal yang kita hadapi atau yang harus kita putuskan. Setiap kita dipanggil oleh Allah namun respon kita yang membedakannya, untuk itu kita pahami dulu konsep berikut ini :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>I. Panggilan berada di tangan Allah</strong><br />
&#8211; Allah memanggil setiap kita (yesaya 43:1)<br />
&#8211; Karena tanpa Dia tidak ada pertolongan (Yohanes 15:5)<br />
&#8211; Hanya manusia yang Ia panggil, karena manusia berharga dimata-Nya. (Yesaya 43:4)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>II. Pilihan berada ditangan kita</strong><br />
&#8211; Kita bebas untuk menerima atau menolak panggilan Allah (Yosusa 24:15)<br />
&#8211; Panggilan Allah semasa hidup adalah panggilan untuk diberkati dan diselamatkan (Yesaya 43:1;3)<br />
&#8211; Panggilan Allah sesdah kita mati adalah panggilan untuk diadili (Ibrani 9:27; Roma 14:12)</p>
<p>Jika kita memahami konsep apnggilan Allah dan tujuannya dalam hidup kita, maka kita akan tahu apa yang menjadi pertimbangannya bagi kita dan tentu konsekuensinya juga dalam hidup kita.<br />
Mari menikmati setiap panggilan Allah dengan sukacita, meski mungkin tidak sesuai dengan kehendak kita, dengan keadaan kita, tapi percayalah setiap panggilannya adalah rencana terindah diluar ekpektasi kita untuk hidup kita.</p>
<p>Tuhan Yesus Memberkati saudara dan saya. Amin.<br />
~Yoga Adi Candra</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Menjadi Orang Kristen</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/harga-menjadi-orang-kristen-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Oct 2022 22:23:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Iman Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Khotbah Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah hidup kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen 2022]]></category>
		<category><![CDATA[renungan agama kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan iman kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=2560</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan: Markus 8:27-38 Kerangka Khotbah &#38; Renungan: Segala sesuatu yang bernilai didunia ini ada&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Ayat Bacaan: Markus 8:27-38</p>
<p></strong><strong>Kerangka Khotbah &amp; Renungan:</strong><br />
Segala sesuatu yang bernilai didunia ini ada harganya. Ada harga yang harus dibayar untuk menjadi seorang Dokter, menjadi Olahragawan dan lainnya. Pendek kata, apa saja dapat dicapai atau diperoleh asal saja kita rela membayar harganya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan Yesus menegaskan tentang harga yang harus dibayar seseorang jika ia mau menjadi orang kristen :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>I. Menjadi orang Kristen harganya adalah penyangkalan diri</strong><br />
&#8211; Itulah persyaratan yang diberikan Tuhan (Lukas 9:23)<br />
&#8211; Harga dari keselamatan adalah harga diri kita sendiri (Matius 18:4; Lukas 24:11; 18:14)<br />
&#8211; Harga keselamatan adalah menolak segala sesuatu yang tidak menyenangkan hati Tuhan (1 Yohanes 2:16)</p>
<p><strong>II. Menjadi orang Kristen, harganya adalah dedikasi</strong><br />
&#8211; Syarat menjadi murid Kristus adalah pikul salib (Matius 10:38; 16:24)<br />
&#8211; Memikul salib artinya tunduk penuh kepada kehendak Allah, dan itu sebuah dedikasi (Filipi 2:8-11; Markus 14:36)<br />
&#8211; Dedikasi juga meliputi rela menerima olokan, dan sindiran karena nama Tuhan (Lukas 9:26)</p>
<p><strong>III. Menjadi orang Kristen, harganya adalah menjadi serupa dengan Kristus</strong><br />
&#8211; Menjadi seperti Yesus artinya hidup meneladani seperti Yesus hidup (Yohanes 10:30)<br />
&#8211; Hal yang Yesus lakukan dalam hidup:<br />
*Beribadah dengan setia (Matius 9:35)<br />
*Berdoa secara tetap (Yoh. 6:15, Mat. 14:23; 26; 36)<br />
*Menerima setiap orang dan melayani dengan sukacita (Mat. 19:14; Yoh. 6:37)<br />
*Menentang hal-hal yang menghujat Allah dalam perbuatan dan perkataan (Mat. 12:31; 21:13)<br />
* Menaati Bapa dalam segala hal (Markus 14:36; Filipi 2:8)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Menjamah Yang Najis</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/jangan-menjamah-yang-najis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Sep 2022 13:05:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kehidupan Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kerangka khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah hidup kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen 2022]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah tematik]]></category>
		<category><![CDATA[khotbahkristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan agama kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan keluarga kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=2549</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan: Yesaya 52:1-12 &#8220;Menjauhlah, menjauhlah! Keluarlah dari sana! Janganlah engkau kena kepada yang najis! Keluarlah&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Ayat Bacaan: Yesaya 52:1-12</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Menjauhlah, menjauhlah! Keluarlah dari sana! Janganlah engkau kena kepada yang najis! Keluarlah dari tengah-tengahnya, sucikanlah dirimu,&#8230;&#8221;</em>   Yesaya 52:11</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Renungan/Kerangka Khotbah:</strong><br />
Walaupun kita telah ditebus oleh darah Kristus, sulitlah bagi kita menyucikan diri bila kita sendiri tak mau melangkah ke luar meninggalkan &#8216;dunia&#8217;.  Dengan keras Tuhan memerintahkan kita tak lagi bermain-main dengan dosa:  <em>&#8220;Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.&#8221;</em>   (2 Korintus 6:17).</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai umat yang telah diselamatkan kita harus menjauhkan diri dari hala-hal yang najis dan mau memisahkan diri dari &#8216;dunia&#8217; ini.  Banyak orang kurang paham akan istilah dunia dalam kekristenan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Apa sih &#8216;dunia&#8217; itu?</strong>  Dunia yang dimaksud bukanlah bumi tempat di mana kita berpijak atau suatu negara.  &#8216;Dunia&#8217; berbicara tentang pola hidup atau segala sesuatu yang mencondongkan hati kita semakin menjauh dari Tuhan;  perkara yang membuat kita tidak lagi bergairah berdoa atau membaca firman Tuhan, itulah &#8216;dunia&#8217;.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kesimpulannya ialah</strong> segala sesuatu yang membuat kasih kita kepada Tuhan menjadi dingin, itulah &#8216;dunia&#8217;.  Ini bukan hanya berbicara tentang dosa, tapi semua perkara yang membuat kehidupan rohani seseorang padam adalah &#8216;dunia&#8217;.  Tuhan tidak begitu saja memerintahkan umatNya ke luar memisahkan diri dari &#8216;dunia&#8217;, namun Dia memberikan jaminan apabila kita mau memisahkan diri dari kehidupan dunia:  <em>&#8220;&#8230;Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anakKu laki-laki dan anak-anakKu perempuan&#8230;&#8221;</em>  (2 Korintus 6:18).  Hidup kita tak akan terlantar karena Dia menjadi Bapa kita.  Sebagai anak kita akan menjadi obyek perhatianNya, kasihNya, kebaikanNya.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak orang Kristen nampaknya sudah berada di luar &#8216;Mesir&#8217;, padahal sebenarnya masih berada di dalamnya.  Mereka tidak menghiraukan seruan Tuhan,  &#8220;Jangan menjamah yang najis&#8221;.  Menjamah yang &#8216;najis&#8217; bukan terbatas pada dosa perzinahan secara fisik, tapi termasuk perzinahan rohani:  ada yang masih terikat pada tradisi, primbon-primbon, hari &#8216;baik&#8217;, percaya pada suhu, horoskop.  Bukankah itu menunjukkan kehidupan di &#8216;Mesir&#8217; dan menyembah kepada berhala atau roh-roh yang bukan dari Tuhan?  Bukankah hal ini merupakan kenajisan di mata Tuhan?</p>
<p style="text-align: justify;">Segeralah bertobat, sebelum terlambat! Tuhan Yesus Memberkati.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kristen Yang Dewasa</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/kristen-yang-dewasa-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Sep 2022 11:36:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kehidupan Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kerangka khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah iman]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen 2022]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen update]]></category>
		<category><![CDATA[renungan khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan malam kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan orang kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=2542</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan : Efesus 4:11-15 11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Ayat Bacaan : <b>Efesus 4:11-15</b><br />
<i>11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,</i><br />
<i>12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,</i><br />
<i>13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,</i><br />
<i>14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,</i><br />
<i>15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.</i></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><br />
Kerangka Khotbah/ Renungan :<br />
</strong>Ayat di atas jelas memberikan kepada kita suatu nasihat bahwa sudah menjadi tugas gembala, gereja, pengkhotbah untuk menjadikan jemaat Tuhan dewasa rohani. Kedewasaan adalah suatu target Kristus yang adalah Kepala Gereja agar orang2 kudusNya Tuhan menjadi serupa seperti Dia.<br />
Bagaimana agar kita dapat menjadi orang Kristen yg dewasa rohani? Simpelnya, ada 5 B:</p>
<p><strong>1. Yohanes 20:24-29 &#8211; Berjumpa secara pribadi</strong><br />
Perjumpaan dengan Tuhan merupakan titik awal menuju kedewasaan. Mungkin tidak semua orang mngalami perjumpaan langsung dgn Tuhan (seperti halnya pak Pariadji). Tetapi dengan adanya mujizat yang kita alami dalam hidup kita, dapat dijadikan jalan perjumpaan kita dengan Dia.<br />
Sebab itu gereja harus mendemonstrasikan kuasa Allah sbg langkah awal orang mengalami perjumpaan dengan Tuhan melalui mujizat yang mereka alami.</p>
<p><strong>2. Roma 12:2 &#8211; Berubah cara hidup</strong><br />
Dahulu mungkin kita masih hidup dalam gaya yang lama. Kita masih mengenakan manusia lama (Ef 4:24-27). Tetapi setelah mengalami perjumpaan dengan Tuhan, cara hidup kita harus berubah, tidak seperti orang dunia yang belum berjumpa dengan Yesus.</p>
<p><strong>3. Kolose 2:7 &#8211; Berakar dalam Tuhan</strong><br />
Analogi sebuah akar digambarkan oleh Paulus untuk menghadapi angin2 pengajaran. Gereja tidak dapat menghentikan banyaknya pengajaran sesat yang berkembang karena memang pengajaran sesat akan terus berkembang dan semakin banyak menjelang akhir jaman. Tetapi gereja dapat memperlengkapi jemaat untuk berakar agar tidak mudah goyah oleh banyaknya pengajaran yang berkembang.</p>
<p><strong>4. Efesus 4:13-15 &#8211; Bertumbuh ke arah Kristus</strong><br />
Gereja (dalam arti organisasi maupun organisme) yang sehat harus bertumbuh. Gembala, pengkhotbah, pengajar harus membawa jemaat kepada pertumbuhan iman ke arah Kristus.</p>
<p><strong>5. Efesus 4:11-12 &#8211; Beri diri melayani</strong><br />
Gol akhir selama kita di dunia adalah melayani pekerjaan Tuhan. Pelayanan tidak hanya terbatas di gereja, tetapi bisa d rmah tangga, kampus, sekolah, tempat kerja, dll. Jadi pribadi yg dewasa adalah pribadi yang melayani.</p>
<p>Kedewasaan rohani ada didalam diri kita pribadi lepas pribadi dan bagaimana kita merespon setiap kehendak Allah yang Allah inginkan terjadi dalam hidup kita. Mari bertumbuh bersama-sama dalam Ia yang mengasihi kita dengan panjang sabar dan setia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anak Muda Yang Dikehendaki Tuhan</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/anak-muda-yang-dikehendaki-tuhan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2022 12:40:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kehidupan Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kerangka khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen 2022]]></category>
		<category><![CDATA[khotbahkristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen update]]></category>
		<category><![CDATA[renungan orang kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=2538</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan: 1 Yohanes 2:14 Kerangka Khotbah: Banyak orang tua ingin anaknya memiliki perangai bahkan&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Ayat Bacaan: 1 Yohanes 2:14<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kerangka Khotbah:<br />
</strong>Banyak orang tua ingin anaknya memiliki perangai bahkan keahlian seperti yang dipunyainya. Kalau dokter , maka anaknya juga harus menjadi dokter, maka anaknya juga harus menjadi seorang dokter. Dengan kata lain, sang Ayah ingin menjadikan anaknya sesuai dengan pola yang diinginkan, padahal &#8220;Keinginan&#8221; sang ayah itu sangat bertentangan dengan keinginan sang anak. Akibatnya kita melihat banyak kegagalan. Tentu saja, sebab tindakan seperti itu tidak sesuai dengan perkembangan dunia &#8220;modern&#8221; ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Perikop di atas bercerita model anak muda yang dikehendaki Tuhan yaitu hidup dengan berpedomankan Firman Allah yang dapat mengalahkan si jahat (ay.14)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>I. Kaum muda yang dikehendaki Tuhan adalah kaum muda yang &#8220;kuat didalam Tuhan&#8221;.<br />
</strong>&#8211; Ditandai dengan imannya (Ibrani 11:6)<br />
&#8211; Ditandai dengan sikapnya yang tidak kompromi dengan dosa (Kejadian 39:8-9; Amsal 22:23-25)<br />
&#8211; Ditandai oleh kasihnya kepada Tuhan (1 Yohanes 2:15)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>II. Kaum muda yang dikehendaki Tuhan adalah kaum muda yang senang dengan firman Allah<br />
</strong>&#8211; Ia senang mencari Tuhan (Pkh.12:1)<br />
&#8211; Ia senang menyimpan Firman Tuhan didalam hati dan pikirannya (Filipi 4:8; Mazmur 119:9)<br />
&#8211; Kesukaannya kerumah Tuhan (Mazmur 122:1)</p>
<p><strong>III. Kaum muda yang dikehendaki Tuhan adalah kaum muda yang mampu mengalahkan godaan dari si jahat<br />
</strong>&#8211; Kaum muda dapat mengalahkan si jahat( 1 Yohanes 2:14)<br />
&#8211; Kaum muda dapat menguasai keinginan dagingnya dan hal-hal didalam dunia yang melawan jiwa, yang kadangkala menjadi alat si jahat (1 Yohanes 2:16)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
