<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>khotbah ketaatan &#8211; Kerangka Khotbah Kristen</title>
	<atom:link href="https://drijie1.kokris.com/tag/khotbah-ketaatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://drijie1.kokris.com</link>
	<description>Memuridkan Untuk Memberkati</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Jun 2021 00:39:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://drijie1.kokris.com/wp-content/uploads/2021/03/image-1-60x60.jpg</url>
	<title>khotbah ketaatan &#8211; Kerangka Khotbah Kristen</title>
	<link>https://drijie1.kokris.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tetap Taat</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/tetap-taat/</link>
					<comments>https://drijie1.kokris.com/tetap-taat/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2021 00:39:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kehidupan Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Khotbah Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah hidup kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah ketaatan]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen update]]></category>
		<category><![CDATA[renungan agama kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan iman kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen update]]></category>
		<category><![CDATA[renungan orang kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=2082</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan:  Kejadian 41:37-57&#8220;Sebelum datang tahun kelaparan itu, lahirlah bagi Yusuf dua orang anak laki-laki, yang&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph"><strong>Ayat Bacaan:  Kejadian 41:37-57</strong><br><em><br></em><strong><em>&#8220;Sebelum datang tahun kelaparan itu, lahirlah bagi Yusuf dua orang anak laki-laki, yang dilahirkan oleh Asnat, anak Potifera, imam di On.&#8221;</em>  Kejadian 41:50</strong></p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph">Jika memperhatikan kisah perjalanan hidup Yusuf yang penuh liku dan diwarnai banyak penderitaan, serta kemudian ada <em>happy ending</em> yang dialaminya, pemazmur berkata,  <strong><em>&#8220;Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;&#8221;</em>  (Mazmur 34:20)</strong>.  Yusuf mengalami kebahagiaan di akhir hidupnya.  <strong><em>&#8220;Dari dalam gelap akan terbit terang!&#8221;</em>  (2 Korintus 4:6).</strong></p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph">     Sejak masih tinggal di rumah Yusuf sudah harus mengalami penderitaan oleh karena mimpi-mimpinya dan perlakuan istimewa ayahnya, yang membuat saudara-saudaranya membenci dan berkeinginan membunuhnya.  Yusuf pun dibuang ke dalam sumur kering kemudian dijual ke Mesir kepada Potifar. Berakhirkah penderitaan Yusuf?  Tidak.  Di rumah Potifar Yusuf difitnah secara keji oleh isteri Potifar sehingga ia harus dijebloskan ke dalam penjara.  Di dalam penjara inilah Yusuf bertemu dengan juru roti dan juru minuman Firaun yang juga sama-sama dipenjara, dan Yusuf mengartikan mimpi kedua hamba Firaun tersebut.  Suatu kali bermimpilah Firaun dan tidak ada seorang pun orang berilmu di Mesir yang sanggup mengartikan mimpi tersebut.  Atas informasi juru minuman sampailah Yusuf di istana Firaun.  Dengan hikmat Tuhan Yusuf mengartikan mimpi Firaun sang raja hingga akhirnya ia diangkat sebagai penguasa di tanah Mesir.</p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph">     Kasih dan kemurahan Tuhan tidak berhenti sampai di situ.  Saat berada di Mesir lahirlah dua anak laki-laki bagi Yusuf:  <strong><em>&#8220;Yusuf memberi nama Manasye kepada anak sulungnya itu, sebab katanya: &#8216;Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku.&#8217; Dan kepada anaknya yang kedua diberinya nama Efraim, sebab katanya: &#8216;Allah membuat aku mendapat anak dalam negeri kesengsaraanku.'&#8221;</em>  (Kejadian 41:51-52)</strong>.  Kebaikan dan kemurahan yang diterima dari Tuhan membuatnya lupa atas segala kesukaran dan kesengsaraan di masa lalu.  Yusuf mengalami multiplikasi berkat dalam hidupnya.  Mimpi yang dialami Yusuf benar-benar menjadi kenyataan.  Itu adalah upah ketekunan, kesabaran dan ketaatannya kepada Tuhan.</p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph"><strong>Seberat apa pun keadaan kita tetaplah kuat dan belajarlah untuk selalu taat, sebab&nbsp; &#8220;Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya,&#8221;&nbsp; Pengkotbah 3:11</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://drijie1.kokris.com/tetap-taat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
