<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>khotbah 2025 &#8211; Kerangka Khotbah Kristen</title>
	<atom:link href="https://drijie1.kokris.com/tag/khotbah-2025/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://drijie1.kokris.com</link>
	<description>Memuridkan Untuk Memberkati</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jun 2025 02:54:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://drijie1.kokris.com/wp-content/uploads/2021/03/image-1-60x60.jpg</url>
	<title>khotbah 2025 &#8211; Kerangka Khotbah Kristen</title>
	<link>https://drijie1.kokris.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jangan Gentar Dengan Keadaan!</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/jangan-gentar-dengan-keadaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 02:54:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khotbah Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah 2025]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah juni 2025]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah pagi]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=3027</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Utama:&#8220;Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu,&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" data-start="88" data-end="339"><strong data-start="88" data-end="103">Ayat Utama:</strong><br data-start="103" data-end="106" /><em data-start="106" data-end="320">&#8220;Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.&#8221;</em><br data-start="320" data-end="323" />– Ulangan 31:6</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="341" data-end="1033">Hidup bersama Kristus adalah panggilan bagi setiap pengikut-Nya untuk mengalami sukacita yang sejati. Dalam persekutuan dengan Kristus, kita menemukan makna sejati dan sukacita yang melimpah dalam hidup kita. Mari kita renungkan betapa berharga dan menghiburnya hidup yang dijalani bersama-Nya, yang memenuhi setiap hari dengan sukacita dan penuh harapan. Dalam pelukan kasih-Nya, kita menemukan ketenangan yang tak tergoyahkan dan keberanian yang tak terbatas untuk menghadapi setiap tantangan. Marilah kita berbagi sukacita ini dengan dunia di sekitar kita, menjadi terang yang bersinar dalam kegelapan dan memancarkan sukacita Kristus kepada semua yang kita temui.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1035" data-end="1339">Namun, dalam kenyataan hidup, sering kali kita dihadapkan pada situasi yang membuat gentar: kondisi ekonomi, masalah keluarga, penyakit, atau tekanan dari lingkungan. Tapi Tuhan berkata: <em data-start="1222" data-end="1239">“Jangan takut.”</em> Ketika kita menyadari bahwa Dia berjalan bersama kita, maka keberanian akan menggantikan ketakutan.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="1341" data-end="1367"><strong data-start="1345" data-end="1367">Poin-Poin Penting:</strong></h3>
<ol style="text-align: justify;" data-start="1369" data-end="2086">
<li data-start="1369" data-end="1588">
<p data-start="1372" data-end="1588"><strong data-start="1372" data-end="1417">Tuhan Menyertai Kita Dalam Segala Keadaan</strong><br data-start="1417" data-end="1420" />Penyertaan Tuhan bukan hanya saat keadaan baik, tetapi juga ketika hidup terasa sulit dan tidak pasti. Ia adalah Immanuel—Allah beserta kita.<br data-start="1564" data-end="1567" /><em data-start="1570" data-end="1586">(Yesaya 41:10)</em></p>
</li>
<li data-start="1590" data-end="1834">
<p data-start="1593" data-end="1834"><strong data-start="1593" data-end="1639">Ketakutan Melemahkan, Tapi Iman Menguatkan</strong><br data-start="1639" data-end="1642" />Rasa takut seringkali membuat kita lumpuh secara rohani dan emosional. Tapi saat kita memandang kepada Tuhan dan janji-Nya, iman mulai tumbuh dan hati kita dikuatkan.<br data-start="1811" data-end="1814" /><em data-start="1817" data-end="1832">(Mazmur 56:4)</em></p>
</li>
<li data-start="1836" data-end="2086">
<p data-start="1839" data-end="2086"><strong data-start="1839" data-end="1887">Percaya Bahwa Tuhan Berdaulat Atas Segalanya</strong><br data-start="1887" data-end="1890" />Tidak ada satu pun yang terjadi tanpa seizin Tuhan. Keadaan boleh mengguncang, tapi Tuhan tetap memegang kendali. Percaya kepada kedaulatan-Nya membawa damai dan keyakinan.<br data-start="2065" data-end="2068" /><em data-start="2071" data-end="2084">(Roma 8:28)</em></p>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;" data-start="2088" data-end="2255">Jangan biarkan keadaan mengintimidasi iman kita. Sekalipun badai datang silih berganti, yakinlah bahwa Tuhan tetap duduk di atas takhta dan berjalan di samping kita.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="2257" data-end="2367" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Bangkitlah dalam iman hari ini dan katakan dengan teguh: <em data-start="2314" data-end="2367" data-is-last-node="">“Aku tidak akan gentar, sebab Tuhanku menyertaiku!”</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenangan Sejati Dalam Kebenaran</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/kemenangan-sejati-dalam-kebenaran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2025 02:59:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kehidupan Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Khotbah Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[kerangka khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah 2025]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah iman kristen 2025]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen update]]></category>
		<category><![CDATA[renungan orang kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan pagi kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=3002</guid>

					<description><![CDATA[Kemenangan Sejati Dalam Kebenaran Ayat Utama: &#8220;Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: justify;"><strong>Kemenangan Sejati Dalam Kebenaran</strong></h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ayat Utama:</strong><br />
<em>&#8220;Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami, Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana.&#8221;</em> (2 Korintus 2:14)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kata-Kata Pembuka:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hidup bersama Kristus adalah panggilan bagi setiap pengikut-Nya untuk mengalami sukacita yang sejati. Dalam persekutuan dengan Kristus, kita menemukan makna sejati dan sukacita yang melimpah dalam hidup kita. Mari kita renungkan betapa berharga dan menghiburnya hidup yang dijalani bersama-Nya, yang memenuhi setiap hari dengan sukacita dan penuh harapan. Dalam pelukan kasih-Nya, kita menemukan ketenangan yang tak tergoyahkan dan keberanian yang tak terbatas untuk menghadapi setiap tantangan. Marilah kita berbagi sukacita ini dengan dunia di sekitar kita, menjadi terang yang bersinar dalam kegelapan dan memancarkan sukacita Kristus kepada semua yang kita temui.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak orang mengira kemenangan sejati adalah ketika mereka mencapai keberhasilan duniawi—memperoleh harta, jabatan, atau pengakuan dari manusia. Namun, Alkitab mengajarkan bahwa kemenangan sejati bukanlah tentang pencapaian dunia, melainkan tentang hidup dalam kebenaran Tuhan. Kemenangan yang sejati hanya dapat ditemukan dalam Yesus Kristus, yang telah mengalahkan dosa dan maut bagi kita.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Poin-Poin Penting:</strong></h3>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Kemenangan Ada di Dalam Yesus</strong><br />
Yesus telah menang atas dunia, dosa, dan maut melalui pengorbanan-Nya di kayu salib. Karena itu, kita yang percaya kepada-Nya juga telah diberikan kemenangan. Tidak ada tantangan atau pencobaan yang bisa mengalahkan kita selama kita berjalan dalam kebenaran-Nya. <em>(Yohanes 16:33)</em></li>
<li><strong>Kebenaran Membawa Kemenangan yang Kekal</strong><br />
Dunia menawarkan kemenangan yang bersifat sementara, tetapi kebenaran Tuhan membawa kemenangan yang kekal. Saat kita hidup dalam kebenaran, kita berjalan dalam rencana Tuhan dan mengalami damai sejahtera yang sejati. <em>(Mazmur 1:1-3)</em></li>
<li><strong>Tetap Teguh dalam Kebenaran di Tengah Tantangan</strong><br />
Mengikuti kebenaran Tuhan tidak selalu mudah. Akan ada pencobaan, godaan, dan tantangan. Namun, ketika kita tetap teguh dan setia, Tuhan sendiri yang akan memberikan kekuatan dan menuntun kita kepada kemenangan yang sejati. <em>(Efesus 6:13-14)</em></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Kemenangan sejati bukanlah tentang menjadi yang terbesar di dunia, tetapi tentang hidup dalam kebenaran dan kehendak Tuhan. Saat kita mengandalkan Tuhan dan berjalan dalam firman-Nya, kita akan mengalami kemenangan yang tidak tergoyahkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Marilah kita terus hidup dalam kebenaran Tuhan, percaya bahwa Dia yang berjanji akan selalu menyertai dan memberikan kita kemenangan sejati dalam segala hal.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sabar Dalam Segala Sesuatu</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/sabar-dalam-segala-sesuatu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 01:50:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kehidupan Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Khotbah Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[kesabaran]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah 2025]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[rancangan khotbah]]></category>
		<category><![CDATA[sabar dalam segala sesuatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=2997</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Utama: &#8220;Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: justify;" data-start="52" data-end="73"><strong data-start="56" data-end="71">Ayat Utama:</strong></h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="74" data-end="305"><em data-start="74" data-end="285">&#8220;Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.&#8221;</em> (Kolose 3:13, TB)</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="326" data-end="805">Kesabaran adalah salah satu karakter yang sangat penting dalam kehidupan orang percaya. Namun, di tengah tekanan hidup, pekerjaan, keluarga, dan berbagai tantangan, sering kali kita kehilangan kesabaran. Ketika sesuatu tidak berjalan sesuai harapan, kita mudah marah atau kecewa. Padahal, Tuhan mengajarkan kita untuk memiliki hati yang sabar dalam segala sesuatu. Dengan kesabaran, kita dapat menghadapi masalah dengan tenang dan tetap percaya pada rencana Tuhan yang terbaik.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="807" data-end="827"><strong data-start="811" data-end="825">Ilustrasi:</strong></h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="828" data-end="1162">Bayangkan seorang petani yang menanam benih di ladangnya. Dia tidak bisa langsung melihat hasilnya keesokan harinya. Butuh waktu, air, sinar matahari, dan perawatan sebelum akhirnya benih itu tumbuh menjadi pohon yang berbuah. Begitu pula dalam kehidupan kita—ada banyak hal yang membutuhkan kesabaran sebelum kita melihat hasilnya.</p>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="1164" data-end="1193"><strong data-start="1168" data-end="1191">Poin-poin Renungan:</strong></h3>
<ol style="text-align: justify;" data-start="1195" data-end="3260">
<li data-start="1195" data-end="1644">
<p data-start="1198" data-end="1412"><strong data-start="1198" data-end="1259">Kesabaran Mengajarkan Kita Untuk Percaya Pada Waktu Tuhan</strong><br data-start="1259" data-end="1262" />Sering kali kita ingin segala sesuatu terjadi sesuai keinginan kita. Namun, Tuhan memiliki waktu yang sempurna untuk setiap hal dalam hidup kita.</p>
<p data-start="1417" data-end="1644"><strong data-start="1417" data-end="1426">Ayat:</strong> <em data-start="1427" data-end="1619">&#8220;Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.&#8221;</em> (Pengkhotbah 3:11, TB)</p>
</li>
<li data-start="1646" data-end="2069">
<p data-start="1649" data-end="1818"><strong data-start="1649" data-end="1686">Kesabaran Membentuk Karakter Kita</strong><br data-start="1686" data-end="1689" />Tuhan sering kali memakai situasi yang menguji kesabaran kita untuk membentuk karakter kita agar semakin menyerupai Kristus.</p>
<p data-start="1823" data-end="2069"><strong data-start="1823" data-end="1832">Ayat:</strong> <em data-start="1833" data-end="2050">&#8220;Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.&#8221;</em> (Roma 5:3-4, TB)</p>
</li>
<li data-start="2071" data-end="2402">
<p data-start="2074" data-end="2278"><strong data-start="2074" data-end="2130">Kesabaran Membawa Damai dan Menghindarkan Pertikaian</strong><br data-start="2130" data-end="2133" />Ketika kita belajar bersabar, kita dapat mengendalikan emosi dan menghindari konflik yang tidak perlu dalam hubungan kita dengan orang lain.</p>
<p data-start="2283" data-end="2402"><strong data-start="2283" data-end="2292">Ayat:</strong> <em data-start="2293" data-end="2382">&#8220;Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.&#8221;</em> (Amsal 14:29, TB)</p>
</li>
<li data-start="2404" data-end="2817">
<p data-start="2407" data-end="2674"><strong data-start="2407" data-end="2468">Kesabaran Membantu Kita Mengasihi Orang Lain Dengan Tulus</strong><br data-start="2468" data-end="2471" />Dalam kehidupan keluarga, pekerjaan, dan pelayanan, kita sering berhadapan dengan orang yang berbeda pemikiran dan sikap. Kesabaran membantu kita untuk tetap mengasihi tanpa terburu-buru menghakimi.</p>
<p data-start="2679" data-end="2817"><strong data-start="2679" data-end="2688">Ayat:</strong> <em data-start="2689" data-end="2793">&#8220;Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.&#8221;</em> (1 Korintus 13:4, TB)</p>
</li>
<li data-start="2819" data-end="3260">
<p data-start="2822" data-end="3018"><strong data-start="2822" data-end="2863">Kesabaran Menunjukkan Kedewasaan Iman</strong><br data-start="2863" data-end="2866" />Seorang yang sabar menunjukkan bahwa ia memiliki iman yang kuat dan percaya bahwa Tuhan bekerja dalam segala hal, meskipun hasilnya belum terlihat.</p>
<p data-start="3023" data-end="3260"><strong data-start="3023" data-end="3032">Ayat:</strong> <em data-start="3033" data-end="3240">&#8220;Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kedatangan Tuhan! Sesungguhnya, petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.&#8221;</em> (Yakobus 5:7, TB)</p>
</li>
</ol>
<h3 style="text-align: justify;" data-start="3262" data-end="3283"><strong data-start="3266" data-end="3281">Kesimpulan:</strong></h3>
<p style="text-align: justify;" data-start="3284" data-end="3680" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Kesabaran bukanlah sesuatu yang mudah, tetapi Tuhan ingin kita belajar untuk tetap sabar dalam segala situasi. Percayalah bahwa waktu Tuhan selalu tepat, karakter kita sedang dibentuk, dan ada berkat yang menanti di balik setiap proses yang kita jalani. Saat kita memilih untuk bersabar, kita sedang berjalan dalam rencana Tuhan yang sempurna dan menikmati kedamaian sejati yang berasal dari-Nya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memiliki Hati Hamba</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/memiliki-hati-hamba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Feb 2025 13:56:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kehidupan Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Khotbah Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah 2025]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen 2025]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah orang kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah pilihan 2025]]></category>
		<category><![CDATA[memiliki hati hamba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=2987</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Utama: &#8220;Janganlah kamu masing-masing hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi perhatikanlah juga kepentingan orang lain.&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Ayat Utama:</strong><br />
<em>&#8220;Janganlah kamu masing-masing hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi perhatikanlah juga kepentingan orang lain. Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.&#8221;</em> (Filipi 2:4-5)</p>
<p style="text-align: justify;">Hidup bersama Kristus adalah panggilan bagi setiap pengikut-Nya untuk mengalami sukacita yang sejati. Dalam persekutuan dengan Kristus, kita menemukan makna sejati dan sukacita yang melimpah dalam hidup kita. Mari kita renungkan betapa berharga dan menghiburnya hidup yang dijalani bersama-Nya, yang memenuhi setiap hari dengan sukacita dan penuh harapan. Dalam pelukan kasih-Nya, kita menemukan ketenangan yang tak tergoyahkan dan keberanian yang tak terbatas untuk menghadapi setiap tantangan. Marilah kita berbagi sukacita ini dengan dunia di sekitar kita, menjadi terang yang bersinar dalam kegelapan dan memancarkan sukacita Kristus kepada semua yang kita temui.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk memiliki hati seorang hamba, seperti yang diteladankan oleh Yesus sendiri. Dunia sering kali mengajarkan bahwa kebesaran diukur dari posisi, kekuasaan, atau harta, tetapi dalam kerajaan Allah, kebesaran justru ditemukan dalam kerendahan hati dan pelayanan kepada sesama.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Poin-Poin Penting:</strong></h3>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Yesus, Teladan Hati Seorang Hamba</strong><br />
Yesus datang ke dunia bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani. Dia merendahkan diri-Nya, mengambil rupa seorang hamba, dan bahkan rela mati di kayu salib demi menyelamatkan kita. Sebagai murid-Nya, kita dipanggil untuk meneladani kerendahan hati dan pengorbanan-Nya dalam melayani orang lain. <em>(Markus 10:45)</em></li>
<li><strong>Melayani dengan Kasih dan Kerelaan</strong><br />
Memiliki hati hamba berarti melayani dengan kasih, bukan karena terpaksa atau ingin diakui, tetapi karena kita mengasihi Tuhan dan sesama. Ketika kita melayani dengan tulus, kita mencerminkan kasih Kristus kepada dunia. <em>(Galatia 5:13)</em></li>
<li><strong>Kerendahan Hati Membawa Kemuliaan</strong><br />
Dunia mungkin menganggap bahwa melayani orang lain adalah tanda kelemahan, tetapi dalam kerajaan Allah, justru mereka yang merendahkan diri akan ditinggikan oleh Tuhan. Ketika kita setia dalam hal-hal kecil, Tuhan akan mempercayakan kepada kita perkara yang lebih besar. <em>(Matius 23:11-12)</em></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Hati seorang hamba bukan hanya tentang melakukan pekerjaan pelayanan, tetapi juga tentang sikap hati yang selalu siap membantu, mengasihi, dan mengutamakan kepentingan orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Marilah kita belajar dari Yesus, Sang Hamba yang sejati, dan melayani dengan hati yang tulus. Dengan demikian, hidup kita akan menjadi berkat bagi banyak orang, dan nama Tuhan akan semakin dimuliakan melalui sikap hati kita yang mau melayani.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
