<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>daud &#8211; Kerangka Khotbah Kristen</title>
	<atom:link href="https://drijie1.kokris.com/tag/daud/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://drijie1.kokris.com</link>
	<description>Memuridkan Untuk Memberkati</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 May 2020 18:09:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://drijie1.kokris.com/wp-content/uploads/2021/03/image-1-60x60.jpg</url>
	<title>daud &#8211; Kerangka Khotbah Kristen</title>
	<link>https://drijie1.kokris.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Karena Urapan Tuhan</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/karena-urapan-tuhan/</link>
					<comments>https://drijie1.kokris.com/karena-urapan-tuhan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2020 13:57:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Iman Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Khotbah Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[daud]]></category>
		<category><![CDATA[karena urapan tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah tahun 2020]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen]]></category>
		<category><![CDATA[urapan tuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=1140</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan : 1 Samuel pasal 16 ayat 14 sampai 23 Renungan : &#8220;Dan setiap&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ayat Bacaan : 1 Samuel pasal 16 ayat 14 sampai 23</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Renungan : </strong></p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph"><em>&#8220;Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur dari padanya.&#8221;</em>&nbsp;1 Samuel 16:23.</p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph">Saat menggembalakan domba-dombanya di padang belantara, Daud memiliki banyak waktu merenungkan banyak hal: kebaikan Tuhan, pertolongan dan juga penyertaanNya yang ajaib. Saat-saat itu pula Daud menaikkan pujian dan nyanyian syukur kepada Tuhan dengan iringan kecapi yang ia mainkan.</p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph">Berita tentang kemahiran Daud memainkan kecapi terdengar di mana-mana, bahkan sampai di istana raja Saul. Ketika Raja Saul diganggu roh jahat, orang-orangnya di istana berusaha mencari cara bagaimana supaya roh jahat itu menjauh dan tidak mengganggu sang raja. Para hamba menyarankan agar Saul segera mencari orang yang pandai memainkan kecapa supaya ia merasa nyaman. Salah satu dari mereka pun berkata,&nbsp;<em>&#8220;&#8230;salah seorang anak laki-laki Isai, orang Betlehem itu, yang pandai main kecapi. Ia seorang pahlawan yang gagah perkasa, seorang prajurit, yang pandai bicara, elok perawakannya; dan TUHAN menyertai dia.&#8221;</em>&nbsp;(ayat 18). Akhirnya&nbsp;<em>&#8220;&#8230;Demikianlah Daud sampai kepada Saul dan menjadi pelayannya. Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur dari padanya.&#8221;</em>&nbsp;(ayat 21a, 23).</p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph">Apa istimewanya kecapi Daud? Apakah karena kecapinya dirancang khusus dan berharga mahal? Bukan! Bukan kualitas kecapinya sehingga roh jahat pergi, tetapi tergantung siapa yang memainkannya. Daud, selain sangat ahli memainkan kecapi, kehidupannya di urapi Tuhan. Itulah kunci utama mengapa permainan kecapi Daud penuh kuasa dan mampu mengalahkan roh jahat. Ada kekuatan&nbsp;<strong>adikodrati</strong>&nbsp;yang menyertai Daud.</p>



<p class="has-text-align-justify wp-block-paragraph">Untuk mengalami kuasa dan penyertaan Tuhan seperti Daud ini tidaklah mudah. Ini adalah hasil dari&nbsp;<strong>keintiman</strong>&nbsp;Daud dengan Tuhan. Daud selalu berusaha agar hidupnya senantiasa menyenangkan hati Tuhan. Dan saat seseorang&nbsp;<strong>bergaul karib</strong>&nbsp;dengan Tuhan inilah saat Ia mengimpartasikan urapan dan kuasaNya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Bila hidup kita dipenuhi Roh Tuhan, di mana pun kita berada, selalu membawa dampak positif!</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://drijie1.kokris.com/karena-urapan-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hidup Dalam Kesucian</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/hidup-dalam-kesucian/</link>
					<comments>https://drijie1.kokris.com/hidup-dalam-kesucian/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2020 23:41:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kehidupan Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Khotbah Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[absalom]]></category>
		<category><![CDATA[amnon]]></category>
		<category><![CDATA[daud]]></category>
		<category><![CDATA[hidup dalam kesucian]]></category>
		<category><![CDATA[kerangka khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=1130</guid>

					<description><![CDATA[Ayat Bacaan : 1 Korintus pasal 6 ayat 12 sampai 20 Renungan : &#8220;Jauhkanlah dirimu&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ayat Bacaan : 1 Korintus pasal 6 ayat 12 sampai 20</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Renungan :</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph" style="text-align:justify"><em>&#8220;Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.&#8221;</em> 1 Korintus pasal 6 ayat 18</p>



<p class="wp-block-paragraph" style="text-align:justify">Hal lain yang harus kita teladani dari kehidupan Paulus adalah komitmennya dalam menjaga kesuaian dan kekudusan hidupnya. Ia berkata, <em>&#8220;Berilah tempat bagi kami di dalam hati kamu! Kami tidak pernah berbuat salah terhadap seorangpun, tidak seorangpun yang kami rugikan, dan tidak dari seorangpun kami cari untung.&#8221;</em> (2 Korintus pasal 7 ayat 1). </p>



<p class="wp-block-paragraph" style="text-align:justify">Ditegaskan bahwa setiap dosa yang dilakukan manusia terjadi diluar dirinya, namun orang yang melakukan pencabulan atau dosa seksual lainnya berdosa terhadap dirinya sendiri. Dosa seksual saat ini begitu merajalela. Di mana-mana terjadi dan menyerang siapa saja dan kapan saja. Pengaruh pornografi melalui DVD ataupun internet semakin memudahkan orang jatuh dalam dosa jenis ini, mulai dari anak-anak, remaja, pemuda, orang dewasa sampai yang usianya sudah lanjut. </p>



<p class="wp-block-paragraph" style="text-align:justify">Banyak orang kecanduan seks! Penyimpangan seksual, perselingkuhan dan perceraian kian marak dan tidak tabu lagi, malah dianggap biasa dalam kehidupan selebriti dan masyarakat umum. Namun Alkitab menegaskan bahwa perkawinan orang Kristen itu merupakan gambaran persekutuan antara Tuhan dan gerejaNya (baca Efesus pasal 5 ayat 22 sampai 23).Jadi berhati-hatilah karena seringkali Iblis menggunakan perangkap seks ini untuk menjatuhkan iman orang Kristen. Terlebih bagi para hamba Tuhan dan pemimpin-pemimpin rohani, jangan pernah merasa kuat! </p>



<p class="wp-block-paragraph" style="text-align:justify"><em>&#8220;Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!&#8221;</em> (1 Korintus 10:12). Ada contoh dalam Alkitab: Simson dan Daud, keduanya jatuh dalam perangkap dosa seks ini dan harus menanggung akibat yang fatal. Mata Simson dibutakan, menjadi bahwa tertawaan serta dijadikan budak-budak orang Filistin. Daud, keluarganya berantakan karena perselingkuhannya dengan Betsyeba: Amnon, anak sulungnya, memperkosa Tamar, saudara tirinya; Absalom, kakak Tamar, marah dan membunuh Amnon; lalu Absalom merebut tahta ayahnya dan &#8216;meniduri&#8217; gundik-gundiknya di depan banyak orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph" style="text-align:justify"><strong>Ingat! &#8220;&#8230;tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.&#8221; Ibrani pasal 12 ayat 14</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://drijie1.kokris.com/hidup-dalam-kesucian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>10</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
