Pulang

Ayat Bacaan: Filipi 3:20

Kerangka Khotbah:

Ayat ini mengingatkan kita bahwa dunia ini bukanlah tempat kita yang sebenarnya. Kewargaan kita yang sebanrnya dalah Sorga. Kita hanya menumpang, sementara kita masih tinggal di dalam dunia ini, biarlah kita tetap mempunyai kerinduan seperti seorang anak yang baru saja berpisah dengan orang tuanya. Mari kita menghitung mundur ke hari-hari penuh bahagia untuk pulang ke sorga. Biarlah pengharapan kita tetap bergelora, bahwa setiap hari yang kita lalui membawa kita sehari lebih dekat kepada kedatanganNya yang kedua kali ketika kita semua akan diangkat ke sorga.

Jangan tergoda dengan kenikmatan dunia.
Sayang sekali banyak orang yang lupa diri dan tegoda kenikmatan dunia sehingga lupa bahwa di dunia ini hanya sementara. Mereka tidak pernah mempersiapkan kepulangan mereka. Alkitab sudah denga jelas mengingatkan kita melalui firman-Nya

“”Janganlah kamu mengasihi dunia ini dan apa yag ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada didalam orang itu.  Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukan berasal dari Bapa, melaainkan dari dunia”.
(1 Yohanes 2:16-17) 

Jangan Jadi Kristen BAKMI. 
Hidup adalah kesempatan untuk mempersiapkan kehidupan sebenarnya di kekekalan. Mari kita sungguh-sungguh mengelola hidup dengan bijaksana. Jadilah orang Kristen yang berkualitas, bukan Kristen BAKMI
Bosenan (Mudah Bosan)
Aras-arasen (Setengah Hati)
Kesed (Malas)
Mutungan (Mudah Marah)
Isinan (Pemalu)

Apakah Pengharapan Kematian Orang Benar?
1. Mahkota kebenaran ( 2 Tim 4:8)
Mahkota kebenaran diberikan kepada orang-orang yang berjalan dalam kebenaran/jalan Tuhan. Kemenangan ini adalah untuk orang-orang yang merindukan Tuhan. Tuhan akan datang segera (Wahyu 22:20). Sekarang ini adalah waktunya kita lebih rindu lagi untuk mencari Tuhan. Janganlah sampai kita terlambat, karena ada saatnya nanti, walaupun kita begitu rindu akan firman Tuhan, kita tidak akan mendapatkannya lagi(Kidung 5:2-6)

2. Hidup yang kekal ( Yohanes 3:16)
Bagi orang-orang benar, kematian hanyalah berpindah dari kehidupan di dunia ini, kepada suatu kehidupan yang kekal. Alkitab mengatakan ; “berbahagialah orang yang mati di dalam Tuhan “. (Wahyu 14:13 a)Hendaklah kita tetap setia dan bertekun didalam Tuhan sampai kepada akhirnya sehingga kita hidup di dalam Tuhan dan mati juga didalam Tuhan.

3. Beristirahat dari jerih lelah mereka karena segala pekerjaan yang mereka lakukan menyertai mereka ( Wahyu 14:13 b).
Orangorang benar yang mati didalam Tuhan akan beristirahat dari segala pekerjaan mereka di dunia dan segala jerih lelah mereka. Dari segala sakit, masalah dan kepenatan hidup. Mereka akan mengalami penyegaran yang baru.

“Berharga di mata TUHAN, kematian semua orang yang dikasihiNya.”
Mazmur 116:15

Sebagai orang percaya, kematian bukanlah hal yang menakutkan. Justru itulah kesempatan untuk kita bertemu dengan kekasih sejati kita yang selalu kita rindu kan yaitu Yesus Kristus.

Related posts