Melayani Sebagai Panggilan

  • Whatsapp

Ayat Utama: 1 Petrus 4:10 (Terjemahan Baru)

“Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.”

Read More

Mari kita merenungkan tentang pentingnya melayani sebagai panggilan dalam konteks Kristen. Renungan ini akan disusun dalam tiga poin utama.

Poin 1: Panggilan Melayani dari Allah

Dalam Perjanjian Baru, kita sering kali mendengar tentang panggilan untuk melayani. Panggilan ini datang dari Allah, yang telah menciptakan kita untuk tujuan tertentu. Ketika kita menerima Kristus sebagai Juruselamat kita, kita juga dipanggil untuk melayani sesama dengan kasih. Hal ini tercermin dalam ayat seperti 1 Petrus 4:10 (Terjemahan Baru), yang menyatakan, “Setiap orang hendaklah memakai karunia yang diterimanya, untuk melayani seorang yang lain, sesuai dengan karunia yang diberikan Allah kepada kita.”

Poin 2: Melayani adalah Wujud Kasih

Melayani sebagai panggilan adalah wujud nyata dari kasih kita kepada Allah dan sesama. Ketika kita melayani, kita tidak hanya berbicara tentang kasih, tetapi kita mengamalkannya dalam tindakan. Hal ini sangat relevan dengan ajaran Yesus dalam Matius 25:40 (Terjemahan Baru) ketika Ia berkata, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya, apa yang kamu lakukan bagi salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya bagi Aku.”

Poin 3: Melayani Memberikan Kepenuhan Hidup

Melayani sebagai panggilan memberikan makna yang mendalam pada hidup kita. Ketika kita menjalankan panggilan melayani, kita merasakan kepuasan dan kepenuhan yang tak tergantikan. Sebagian besar dari kita mencari tujuan hidup yang lebih tinggi, dan dalam melayani dengan kasih, kita menemukan bahwa tujuan itu terwujud. Paulus menuliskan pengalamannya dalam 2 Timotius 4:7-8 (Terjemahan Baru), “Aku telah memerangi yang baik dalam pertandingan lomba, telah mencapai garis akhir dan memelihara iman.”

Jadi, mari kita renungkan bahwa melayani sebagai panggilan adalah bagian integral dari hidup seorang Kristen. Ini bukan hanya tugas, tetapi juga cara kita menunjukkan kasih kepada Allah dan sesama. Dan dalam prosesnya, kita mendapati bahwa dalam melayani, kita juga menerima berkat yang besar dan makna yang mendalam dalam hidup kita.

Related posts