Melangkah Bersama Yesus

  • Whatsapp

Ayat Bacaan: Roma 1:17

Kerangka Bacaan:

 Lembaran baru tahun 2018 sudah ada didepan mata.  Berjuta asa dan harapan tertanam di hati kita.  Di tahun yang baru ini setiap kita pasti memiliki tekad dan semangat yang baru:  tekad mewujudkan impian yang belum menjadi kenyataan;  tekad melayani Tuhan lebih sungguh lagi;  tekad menjalani hidup sebagai ‘manusia baru’ di dalam Kristus dengan menanggalkan manusia lama, membuang kebiasaan-kebiasaan buruk dan mulai menetapkan prioritas dan sasaran yang hendak dicapai.

Namun mustahil kita akan menggapai semua keinginan, impian dan semua janji Tuhan jika hari-hari kita tetap diliputi rasa ragu, kuatir, cemas, takut dan sebagainya.  Jika hati kita masih tidak percaya, ragu-ragu, kuatir, cemas atau takut, maka janji-janji Tuhan pasti tidak akan digenapi di dalam hidup kita.  Justru yang kita takutkan, kuatirkan dan cemaskan itulah yang akan menjadi kenyataan.  “Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.  Aku tidak mendapat ketenangan dan ketenteraman; aku tidak mendapat istirahat, tetapi kegelisahanlah yang timbul.”  (Ayub 3:25-26).  Biarlah  kegagalan tahun kemarin kita jadikan pengalaman yang berharga dan kita jadikan cermin untuk berbenah diri, menatap hari esok yang lebih baik.

Mari kita jalani hari-hari di tahun yang baru :

  1. Dengan penuh iman

Artinya kita punya penyerahan diri penuh kepada Tuhan. Tertulis:  “Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi Tuhan, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya,”  (Ulangan 29:29).

2. Dekat dengan Dia

Artinya hidup bergumul dan akrab dengan Tuhan, menyelami setiap kehendakNya melalui firmanNya, dekat dengan Dia membuat kita tenang dalam menghadapi hari-hari karena kita tahu dalam setiap hal yang kita alami, Ia juga turut mengerjakan sesuatu bagi kebaikan kita.

3. Mengandalkan Dia

Artinya kita tidak tahu pasti akan apa yang akan terjadi, namun satu hal yang pasti rancangan Allah adalah damai sejahtera (Yeremia 29:11) bagi kita semua. Mengandalkan Dia adalah cara kita tunduk pada kehendakNya dalam hidup kita.

Asal kita taat di segala situasi dan terus menanti-nantikan Tuhan dengan penuh iman, hidup kita pasti akan lebih baik dari tahun sebelumnya!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 comments

  1. aku berharap tahun 2018 lebih baik dari tahun 2017.berjaga waspada dan ngirit dalam pengeluaran keuangan termasuk dalam hal berjaga.