Makna Sebuah Ketekunan

Ayat Bacaan: Amsal Pasal 8 Ayat 17

Aku mengasihi orang yg mengasihi aku, dan orang yg tekun mencari aku akan mendapatkan daku.”

Kerangka Khotbah:

Bumi Jepang sebenarnya tidak terlalu berlimpah kekayaan alamnya, tapi barangkali justru faktor itulah yangg memicu orang Jepang untuk Tekun dan akhirnya malah Sukses. Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negeri lain butuh 40 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang bisa melakukan pekerjaan yang biasa di kerjakan 5 sampai 6 orang. Sungguh luar biasa produktivitas kerja orang Jepang. Ketekunan orang Jepang terbukti dari mereka yang enggan untuk pulang lebih cepat. Bagi mereka, pulang cepat adalah sesuatu yang menandakan orang tersebut tidak di butuhkan di perusahaan lagi. Hal ini menunjukkan sebuah Loyalitas yg tinggi dari orang Jepang.

Seringkali kita di manjakan oleh alam, sehingga kita kurang memiliki daya juang. Kita dari masih kecil di didik dengan di perlengkapi fasilitas yang komplit dari keluarga.
Apa yg kita inginkan dengan mudah kita dapatkan, sehingga sejak dini kita terbentuk menjadi orang yang kurang memiliki daya juang.

Hari ini kita belajar dari orang Jepang yang tidak di manjakan oleh alam. Karena justru dengan kesulitan yg mereka hadapi membuat mereka Lebih Tekun dan Lebih Sukses dari bangsa lain. Marilah kita belajar untuk meninggalkan zona kenyamanan kita.
Jika selama ini kita di manjakan oleh berbagai kemudahan yg kita dapatkan dari keluarga, dari perusahaan tempat kita bekerja, biarlah mulai sekarang kita tanggalkan semua itu.

Belajarlah untuk menerima tantangan, dengan begitu kita akan lebih bertekun dalam menyelesaikan pekerjaan kita, membuat kita lebih tangguh dan lebih kuat dari orang lain.
Yakobus pasal 1 ayat 3 sampai 4 dan ayat 25 
“Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun. Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.”

Wahyu pasal 3 ayat 10

“Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.”

Wahyu pasal 14 ayat 12

“Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.”

Related posts