Kapan Suami Harus Dibantah?

  • Whatsapp

Ayat Bacaan: 1 Raja-raja pasal 21 ayat 1 sampai 16

Kerangka Khotbah:

Cerita dalam perikop ini menantang setiap istri untuk bertindak bijaksana menegur sang suami jika yang bersangkutan berada dijalan yang salah. Apa yang diperlihatkan Izebel dalam ayat bacaan diatas adalah contoh buruk sekaligus peringatan kepada kita bahwa Allah memberikan seorang wanita kepada seorang anak laki-laki untuk dijadikan istrinya, agar hidup tolong-menolong melakukan hal yang berkenan kepada Tuhan, bukan sebaliknya.

  1. Kapan suami harus dibantah?
  • Suami harus dibantah pada saat ia tidak setia pada istri (Matius pasal 2 ayat 14)
  • Suami harus dibantah pada saat tingkah lakunya merongrong kebahagiaan keluarga (1 Timotius pasal 3 ayat 3, 1 Petrus pasal 3 ayat 7)
  • Suami dibantah pada saat ia melalaikan kewajibannya sebagai suami, sebagai bapa dan sahabat dalam keluarganya (1 Korintus pasal 3 ayat 19; Efesus pasal 5 ayat 28)
  • Suami harus dibantah pada saat ia tidak berjalan seturut Firman Tuhan (1 Tesalonika pasal 5 ayat 14)
  1. Keserakahan adalah racun kehidupan karena mendatangkan murka Allah dalam keluarga
  • Semestinya Izebel menegur keserakahan Ahab suaminya (1 Raja-raja pasal 21 ayat 4 sampai 9)
  • Keserakahan Ahab dan Izebel istrinya telah mendatangkan murka Allah dalam keluarga mereka (1 Raja-raja pasal 21 ayat 17 sampai 24)
  • Cinta akan uang adalah akar segala dosa (1 Timotiius pasal 6 ayat 10)
  • Keserakahan membunuh Akhan dan keluarganya (Yosua pasal 7 ayat 16 sampai 26)
  • Keserakahan mencampakkan mahkota raja dari Saul 91 Samuel pasal 15 ayat 1 sampai 34)
  • Keserakahan telah membunuh Yudas Iskariot (Matius pasal 27 ayat 24 sampai 25)
  1. Istri adalah tiang dalam keluarga
  • Izebel sebagai istri begitu menakutkan (1 Raja-raja pasal 21 ayat 5 sampai 13)
  • Istri yang cakap melebihi permata (Amsal pasal 31 ayat 10)
  • Keluarga bahagia bukanlah semata-mata peranan istri atau suami tetapi peranan bersama (Kejadian pasal 2 ayat 24 sampai 25)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 comments

  1. bagus sekali mengiatkan supaya laki2 jgn trus hanya dia yg benar..Firman ini menguatkan para wanita2.

    1. tidak semua suami/pria sempurna, bagaimana dng wanita….?
      suami adalah imam di dlm sebuah keluarga, di dlm Ef 5:22-25, sudah jelas kok, yg menjadi persoalan bukan pembantahan tapi komunikasi.
      maaf jika tidak sepaham. TYm

      1. Shallom Pak Jhony,
        Konteks judul kerangka khotbah diatas kan berbicara tentang suami, jadi pembahasannya lebih condong kepada suami. Terima kasih. TYM.

  2. Renungan ini menjadi peringatan bagi suami2 yang telah dan sedang melalaikan tanggungjawabnya.
    Kiranya Kristus menguatkan tiap suami.
    Amen

  3. diberkati sekali dan ada pelajaran yg sangat baik yg dimana semua orang tidak paham dan mengerti fungsi dan perannya masing- masing.