Harapan Dalam Malapetaka

  • Whatsapp

Ayat Bacaan: Wahyu 8:6-13; Wahyu 16

Kerangka Khotbah:

Gambaran secara umum yang dapat disimpulkan dari perikop diatas adalah malapetaka yang mengerikan. dan jika kita membaca berita-berita perang belakangan ini,maka rasanya kini sudah saatnya untuk berjaga-jaga.

Nampaknya kita sedang menuju penggenapan penglihatan yang ditulis Yohanes dalam Wahyunya. Dalam membaca perikop diatas lalu timbul beberapa pertanyaan yang perlu dijawab,

1. Mau kemana dunia ini?

– Akibat sangkakala yang pertama adalah terbakar sepertiga dari bumi (ayat 7)

– Akibat sangkakala kedua adalah sepertiga dari lautan berubah menjadi darah (ayat 8)

– Akibat sangkakala ketiga adalah sepertiga dari air menjadi pahit (ayat 10-11)

– Akibat sangkakala keempat adalah sepertiga dari matahari, bulan dan bintang tidak menampakkan sinarnya (ayat 12)

– Yang dahsyat masih akan terjadi (ayat 13)

– Lalu pada akhirnya langit dan bumi akan lenyap (20:11;21:1)

2. Masihkah ada harapan bagi manusia?

– Ada harapan bagi mereka yang tidak mengeraskan hati bagi Tuhan (Ibrani 4:7)

– Allah memelihara orang pilihanNya (2 Timotius 1:12)

3. Janji untuk masa depan

– Janji tentang rumah Bapa (Yohanes 14:3)

– Janji tentang kebahagiaan yang akan dimiliki oleh mereka yang sungguh-sungguh didalam Tuhan (Wahyu 16:15)

– Janji langit dan bumi yang baru (Wahyu 21:1-4)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments

    1. Mengapa kerangka khotbah cenderung 3 poin? Saya juga selalu mengikuti pola 3 p
      oin kerangka khotbah

      1. Khotbah cenderung 3 poin karena berdasarkan penelitian secara psikologis manusia ketika diperhadapkan dalam berbagai pilihan, biasanya otak akan memilih 3 pilihan teratas. Sehingga kebanyakan poin dibuat sebanyak 3 poin.Tuhan Yesus Memberkati.