<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesaksian Kristen &#8211; Kerangka Khotbah Kristen</title>
	<atom:link href="https://drijie1.kokris.com/category/kesaksian-kristen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://drijie1.kokris.com</link>
	<description>Memuridkan Untuk Memberkati</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Mar 2023 01:16:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://drijie1.kokris.com/wp-content/uploads/2021/03/image-1-60x60.jpg</url>
	<title>Kesaksian Kristen &#8211; Kerangka Khotbah Kristen</title>
	<link>https://drijie1.kokris.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Andreas</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/andreas-2/</link>
					<comments>https://drijie1.kokris.com/andreas-2/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2020 05:21:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Iman Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Kesaksian Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Khotbah Tematik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=1287</guid>

					<description><![CDATA[Nats: Yohanes 1:35-45 Pendahuluan:Sekilas sosok Andreas tidak dikenal oleh banyak orang. Andreas mungkin sosok yang kurang populer bagi&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Nats: Yohanes 1:35-45</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Pendahuluan:</strong><br>Sekilas sosok Andreas tidak dikenal oleh banyak orang. Andreas mungkin sosok yang kurang populer bagi kita, jika dibandingkan dengan murid-murid Yesus yang lain. Seperti Yohanes, Petrus atau Yakobus. Jika Yohanes, Petrus atau yakobus kita kenal sebagai para pengkhotbah hebat, penulis ajaran Kristen, orang-orang yang berdiri di garis depan sebagai pemimpin jemaat mula-mula. Maka dibandingkan dengan mereka, nama Andreas terkubur dalam-dalam di kuburan tanpa nama. Banyak orang percaya yang hampir-hampir melupakan nama salah satu tokoh Alkitab ini. Mungkin banyak juga yang memandang dia dengan sebelah mata. Ia  begitu sederhana, seakan-akan tidak ada sumbangsih luar biasa yang dapat kita lihat dari pribadinya. Namun, Andreas bukanlah tokoh Alkitab yang biasa-biasa saja. <strong>Dibalik kesederhanaannya, ia merupakan teladan iman bagi orang percaya disegala zaman. </strong>apa teladan iman yang dapat kita pelajari dari kehidupan Andreas?</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>1.      Andreas selalu memiliki kerinduan yang dalam untuk bertemu dengan Yesus, sang mesias.</strong>Pada mulanya Andreas mencari sang mesias melalui agama Yahudi. Tentu saja, janji mengenai mesias telah diajarkan oleh Agama Yahudi pada waktu itu. Dari nenek moyang mereka (Abraham) secara turun-temurun. Meskipun janji itu sering diajarkan secara berulang-ulang sejak kecil, melalui dongeng sebelum tidur, ibadah di sinagoge, persekutuan doa, pembacaan kitab-kitab Taurat. Dan bahkan diajarkan ahli-ahli Taurat diperempatan-perempatan jalan tanpa pernah bosan dan lelah. Tidak membuat mereka semakin mengenal Yesus dan bertemu secara pribadi dengan sang mesias. Karena itulah Andreas terus mencari keberadaan sang Mesias.Pencarian Andreas sempat terhenti kepada Yohanes pembaptis. Ia terkesan pada ajaran Yohanes pembaptis yang hidup. Ia sempat menduga bahwa Yohanes pembaptis adalah sang Mesias sehingga ia mengabdi menjadi murid Yohanes. Namun dugaannya salah, Yohanes pembaptis menyatakan bahwa dirinya bukan mesias, melainkan pembuka jalan akan kehadiran sang mesias. Mengetahui hal itu, Andreas tidak lantas kecewa. Ia tidak menyerah untuk mencari Mesias karena ia rindu berjumpa dengan sang mesias itu. Oleh karena kerinduannya, pencariannya berujung pada pertemuannya dengan Yesus secara pribadi di dekat sungai Yordan. </p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Aplikasi: </strong>apakah kita selalu memiliki kerinduan yang dalam untuk bertemu dengan Yesus? Dalam setiap hubungan pribadi kita dengan Tuhan. melalui ibadah, persekutuan, doa ataupun perenungan kita, apakah kita benar-benar berjumpa dengan Yesus? Atau kita melakukan semua ini, hanya sebagai aktifitas orang Kristen yang taat atau mengikuti rutinitas rohani semata-mata. Betapa anehnya kita, orang percaya. Begitu mudahnya Tuhan ditemui, namun banyak orang percaya yang tidak berjumpa dengan Yesus dalam kehidupannya secara pribadi. Padahal dalam agama-agama manusia lainnya, mereka tidak memiliki kesempatan seperti itu. Mereka tidak mendapatkan anugerah seperti kita. anugerah dimana kita dapat mengenal dan mendekat kepada Allah. Allah sendiri yang berinisiatif menjadi manusia untuk kita. ia yang memperkenankan kita orang berdosa untuk berjumpa dengannya. Ia yang merendahkan dirinya agar kita percaya kepadanya. Ia yang memulihkan hubungan antara kita dengan Allah sehingga kita dapat merasakan kasih Allah. Yesus begitu mudah ditemui bagi orang-orang yang selalu merindukan Dia. Orang-orang yang selalu setia beribadah, orang yang mau memberikan waktunya untuk bersekutu dengan Tuhan, orang yang memberi hidupnya pada Tuhan. orang yang benar-benar mengasihi Tuhan. dapat dipastikan, mereka akan berjumpa dengan Tuhan. merekalah yang akan memiliki pengenalan yang dalam tentang Tuhan, merekalah yang akan memahami dan mengalami kuasa Tuhan bekerja atas hidupnya, orang-orang inilah yang akan senantiasa mengalami kepuasan dan pemenuhan dari kelaparan rohani mereka. Saudara-saudara, hanya perjumpaan dengan Yesus saja yang akan memberi kepuasan dalam hidup kita. sebab, Yesuslah sumber segala sesuatu. didalam Dialah tersedia yang kita butuhkan secara berlimpah-limpah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">2.      <strong>Andreas mengambil keputusan untuk mengikuti Yesus dengan sungguh-sungguh.</strong>Setelah Andreas bertemu dengan Yesus sang Mesias, Andreas tidak ragu lagi untuk mengikuti Yesus. Tanpa menunda-nunda kesempatan itu, ia mengambil keputusan untuk menjadi murid Yesus. ia meninggalkan pekerjaannya sebagai nelayan, kenyamanan hidupnya di pantai Galilea, keluarganya. Kehidupannya dimasa lalu ia tinggalkan untuk mengikuti Yesus dengan sungguh-sungguh. Semua itu dilakukannya karena ia telah mengambil keputusan untuk memberikan hidup secara total bagi Yesus.<strong><br>Aplikasi: </strong>Mengikuti Yesus merupakan sebuah keputusanuntuk memberikan hidup secara total bagi Yesus.memberikan hidup secara total berarti meninggalkan masa lalu dan menjalani kehidupan yang baru dengan Yesus.<br>Itu juga yang terjadi dengan Abraham. Ketika ia mengenal dan percaya kepada Allah yang benar, Abraham mengambil keputusan untuk mengikuti Allah dengan meninggalkan masa lalunya. Ia melepaskan kenyamanan hidupnya di Ur-Kasdim untuk mempercayai janji-janji Tuhan mengenai tanah perjanjian. Ia meninggalkan kehidupan duniawi. Kekayaan, harta benda, kekuasaan, patung-patung berhala kepercayaan keluarganya  &#8211; demi iman percayanya kepada Allah. Ketika Abraham beriman kepada Allah, ia tidak berniat kembali. Ia tetap melangkah maju mengikuti rencana Allah yang besar dalam hidupnya.  Ketika ia beriman, ia telah mengambil keputusan untuk meninggalkan masa lalunya dan menjalani kehidupan yang baru bersama Tuhan. ketika kita beriman atau percaya kepada Yesus. berarti kita siap meninggalkan masa lalu dan menjalani kehidupan yang baru bersama dengan Tuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>3.      Andreas rindu agar orang lain juga mengenal Yesus (Ayat 41).</strong>Bukan hanya mengenal dan mengikuti Yesus secara pibadi, Andreas juga rindu supaya orang lain mengenal Yesus. oleh sebab itu sejak perjumpaanya dengan Yesus, pertama kali yang dia lakukan adalah memberitakan tentang Mesias kepada saudaranya, Simon Petrus. Karena pemberitaannya lah, Petrus kemudian menjadi murid Yesus. <br>Andreas sang tokoh yang tidak populer, sangat sederhana, dapat melakukan sesuatu yang penting dan sangat menentukan kehidupan Petrus. Jika kita perhatikan, cara Andreas membawa Petrus kepada Yesus sangatlah indah. Ia tidak mengkhotbahi tentang siapa Yesus, tidak menghalalkan segala cara, bujuk-rayu, tipu muslihat, kekerasan, atau menjanjikan kemakmuran. Ia bersaksi kepada Petrus dengan mengatakan “kami telah menemukan Mesias” artinya “aku telah bertemu dengan Mesias”. Bersaksi dengan cara inilah yang sangat efektif. Saya telah bertemu dengan Yesus, saya telah mengalami pertolongannya, saya mengalami mujizatnya, Yesus telah mengubahkan hidup saya, karena itulah saya ingin membagikan sukacita ini supaya orang lain mengalami apa yang saya alami. <br><strong>Aplikasi:</strong> Semua orang bisa menjadi Andreas. bahkan orang yang sederhana sekalipun, yang tidak sepopuler Yohanes, Petrus atau Yakobus. Orang-orang yang tidak bisa berkhotbah dengan hebat, orang-orang yang tidak dapat berdoa dengan kata-kata yang indah, orang-orang yang tidak bisa bermain musik, bukan penulis buku best seller, atau gubernur jakarta sekalipun. Dapat dengan begitu tekun dan bersemangat untuk mengajak orang mengenal Yesus.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Kesimpulan</strong>: Andreas adalah teladan hidup bagi kita semua.&nbsp;seorang yang begitu sederhana dapat menjadi inspirasi dan teladan iman bagi setiap orang yang mengaku dan percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. kehidupan Andreas memberikan pesan mendalam bagi kita untuk senantiasa berjumpa dengan Yesus, mengikutinya dengan sungguh dan membagikan pengenalan kita tentang Yesus kepada banyak orang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://drijie1.kokris.com/andreas-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>100 Hari Di Sorga &#124; James Durham</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/100-hari-di-sorga-james-durham/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2020 01:17:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesaksian Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kesaksian kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=1236</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-embed-youtube wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="lirik-embed-responsive lirik-embed-responsive-16by9 lirik-video-responsive"><iframe title="100 Hari di Surga | James Durham - It&#039;s Supernatural" width="1140" height="641" src="https://www.youtube.com/embed/ZuUE6ICfWEw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Priskilia Soraya : Tekad Bulat Mengikuti Tuhan Yesus</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/priskilia-soraya-tekad-bulat-mengikuti-tuhan-yesus/</link>
					<comments>https://drijie1.kokris.com/priskilia-soraya-tekad-bulat-mengikuti-tuhan-yesus/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2020 03:51:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesaksian Kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=1173</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><iframe title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/xfxQnEHDoFY" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://drijie1.kokris.com/priskilia-soraya-tekad-bulat-mengikuti-tuhan-yesus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ladan : Ketabahan Pengikut Yesus di Iran</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/ladan-ketabahan-pengikut-yesus-di-iran/</link>
					<comments>https://drijie1.kokris.com/ladan-ketabahan-pengikut-yesus-di-iran/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 May 2018 21:38:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesaksian Kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=760</guid>

					<description><![CDATA[Kesaksian : Ladan : “Aku tahu ada begitu banyak keputus-asa-an dan dan ketakutan, tapi aku mau&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kesaksian :</p>
<div class="lirik-embed-responsive lirik-embed-responsive-16by9 lirik-video-responsive"><iframe title="Kisah Ketabahan Mantan Muslim pengikut Yesus di Iran | Ladan" width="1140" height="641" src="https://www.youtube.com/embed/h7UF9yZzsVE?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ladan</strong> : “Aku tahu ada begitu banyak keputus-asa-an dan dan ketakutan, tapi aku mau berkata bahwa ada harapan didalam Yesus Kristus. Disaat aku memikirkan mereka, aku berpikir betapa hausnya mereka dan betapa laparnya mereka untuk buku ini, Alkitab. Jika setiap mereka mempunyai Alkitab ini, aku berpikir mereka bisa merubah dunia, bukan hanya Iran. Buku ini perlu dibawa oleh setiap tangan – untuk rakyat Iran yang haus akan Firman. Mungkin ini akan diberikan kepada keluarga dan mereka akan menyebarkannya disekeliling teman-temannya. Dan ini akan diberikan kepada Gereja Rumah, lalu diberikan kepada orang-orang yang datang ke Gereja.”<br />
…<br />
“Rakyat Iran sangat haus akan Firman Tuhan, hari ini adalah hari pertama dimana Firman-Nya perlu dikirim ke mereka. Karena mereka sedang menunggu kebenaran, mereka sedang haus akan kebenaran. Dan melalui Firman ini dahaga mereka akan dipuaskan.”<br />
—– Demikian Ladan mengakhiri kesaksiannya …</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://drijie1.kokris.com/ladan-ketabahan-pengikut-yesus-di-iran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atheis Sadar Yesus Nyata KuasaNya – Jennifer Fulwiler</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/atheis-sadar-yesus-nyata-kuasanya-jennifer-fulwiler/</link>
					<comments>https://drijie1.kokris.com/atheis-sadar-yesus-nyata-kuasanya-jennifer-fulwiler/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2018 13:37:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesaksian Kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=744</guid>

					<description><![CDATA[Kesaksian Jennifer Fulwiler: “Ya … Yesus, saya ingin mengetahui dan mengenal diriMu.” Bahkan pada saat&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Kesaksian Jennifer Fulwiler:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">“Ya … Yesus, saya ingin mengetahui dan mengenal diriMu.” Bahkan pada saat saya tidak tahu cara melakukan itu. Rasa damai menjalar didalam kehidupanku. Sukacita ini … dan tidak diragukan lagi bahwa sosok Pribadi Yesus ini adalah Pribadi yang nyata. Sekarang bukan saja saya menjadi seorang Kristen, akan tetapi didalam diriku terasa intelektual itu bertambah. Sekarang banyak hal yang bisa diketahui, saya bisa bertanya mengenai science dan saya juga bisa bertanya mengenai dunia kerohanian dan saya bebas untuk mencari kebenaran itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Jennifer Fulwiler – Dahulu atheis seumur hidup sekarang percaya Yesus adalah Nyata. Atheist to Christian Testimony – Powerful! Shallom, begini kesaksian Jennifer :</p>
<p style="text-align: justify;">Nama saya adalah Jennifer Fulwiler. Saya adalah penganut ateis yang cukup lama dan sekarang saya seorang Kristen. Saya menuliskan di sebuah blog yang bernama conversiondiary.com. Berisi perjalanan naik dan turun saat menjadi orang percaya setelah dalam waktu yang lama [seumur hidup] menjadi seorang ateis.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tidak pernah percaya kepada Tuhan bahkan semenjak kanak-kanak sekalipun. Ketika ayahku memberikan suatu buku kepadaku suatu malam, saya yakin waktu itu saya masih tingkat 4 atau 5, malam-malam hari itu kami membaca buku Carl Sagan yang berjudul “Cosmos”. Sepanjang hidupku selalu diisi oleh banyak hal yang logis dan science dan bukti-bukti yang melandasi pemikiran rasional. Kamu percaya kepada apa yang bisa dibuktikan. Aku percaya mempunyai tangan, sebab aku dapat melihatnya. Aku percaya kepada Black Hole, meskipun aku tidak pernah melihat satupun, akan tetapi ilmu pengetahuan dapat menjelaskan cara materi bergerak di sekitarnya yang dapat kita serap. Jadi cara pandang dunia secara rasional ini mendasari pola pikirku secara fundamental.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum aku masuk pada ini kesaksian ini. Saya mulai melakukan penelitian dengan pikiran terbuka, sesuatu memang harus terjadi, dan bagiku terjadi setelah anak pertamaku lahir, saya melihat anakku dan berpikir, bagaimana dengan bayi ini ? Dalam pikiranku mengatakan, dari sudut pandang seorang ateis murni yang memandang suatu obyek atau materi, bayiku ini adalah penggabungan secara random dari reaksi unsur-unsur kimia. Kemudian saya menyadari, jika hal itu benar dengan semua rasa cinta kepadanya [anakku] yang hanya cuma reaksi kimia didalam otakku. Dan aku melihat bayi laki-laki-ku dan menyadari … hal itu tidak benar. Itu bukanlah kebenaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tidak tahu kemana setelah itu, akan tetapi membuatku untuk melakukan penelitian. Saya memiliki buku mengenai Budha, dan semua keagamaan kecuali Kekristenan. Dasarnya dalam pemikiranku segala sesuatu mungkin saja benar kecuali Kekristenan. Suamiku yang menyatakan dirinya adalah seorang Kristen KTP mengatakan, “Kamu bisa saja memulai penyelidikan dengan satu agama dunia terbesar. Bagaimanapun juga bukan hal yang sulit untuk membuktikan bahwa itu tidak benar.” Kemudian saya berpikir, “Baiklah, itu hal yang fair.”</p>
<p style="text-align: justify;">Saat saya menjadi ateis, saya tidak begitu memperhatikan bahwa ada banyak pemikir besar dunia yang bukan hanya ateis akan tetapi banyak juga yang beragama Kristen. Kamu mengenal seorang Pribadi bernama Yesus yang mempunyai banyak pengikut. Dan Dia dieksekusi [disalibkan] oleh orang-orang Romawi. Ribuan dan ribuan orang Yahudi meninggalkan tradisi mereka yang sudah mereka pegang selama ribuan tahun. Dan orang-orang yang mengikuti ajaran Yesus ini, tidak ada keuntungan materi dari ajaran itu. Itu adalah pengajaran yang membawa konsekuensi untuk teraniaya. Orang-orang yang mengikuti ajaran Yesus ini kehilangan banyak hal dan seringkali menghadapi ancaman kematian.</p>
<p style="text-align: justify;">Didalam blog itu saya menuliskan banyak hal, kemudian ada banyak perdebatan. Akhirnya aku menyadari bahwa seorang Ateis sebenarnya tidak mempunyai alasan logis seperti yang aku kira sebelumnya. Saya melihat kepada banyak orang Kristen bahwa mereka memiliki logika penalaran juga. Mereka memahami ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh seorang Ateis. Mereka orang-orang yang percaya kepada Yesus mempunyai gambaran global dari pengalaman-pengalaman manusia, cinta kasih dan pengharapan yang tidak dimiliki oleh seorang Ateis.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan keputusan intelektual saya merasa akhirnya percaya didalam hatiku. Ketika saya mengesampingkan ego pribadi saya dan berkata, “Ya … Yesus, saya ingin mengetahui dan mengenal diriMu.” Bahkan pada saat saya tidak tahu cara melakukan itu. Rasa damai menjalar didalam kehidupanku. Sukacita ini … dan tidak diragukan lagi bahwa sosok Pribadi Yesus ini adalah Pribadi yang nyata. Sekarang bukan saja saya menjadi seorang Kristen, akan tetapi didalam diriku terasa intelektual itu bertambah. Sekarang banyak hal yang bisa diketahui, saya bisa bertanya mengenai science dan saya juga bisa bertanya mengenai dunia kerohanian dan saya bebas untuk mencari kebenaran itu.</p>
<p style="text-align: justify;">—– Demikian kesaksian Jennifer Fulwiler …</p>
<div class="lirik-embed-responsive lirik-embed-responsive-16by9 lirik-video-responsive"><iframe loading="lazy" title="Atheist to Christian Testimony - Powerful!" width="1140" height="641" src="https://www.youtube.com/embed/rA3n2zZlLdw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://drijie1.kokris.com/atheis-sadar-yesus-nyata-kuasanya-jennifer-fulwiler/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembenci Kristen Jadi Penginjil Tuhan Yesus (Ex Muslim)</title>
		<link>https://drijie1.kokris.com/pembenci-kristen-jadi-penginjil-tuhan-yesus-ex-muslim/</link>
					<comments>https://drijie1.kokris.com/pembenci-kristen-jadi-penginjil-tuhan-yesus-ex-muslim/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoga Adi Candra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2018 00:24:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesaksian Kristen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://drijie1.kokris.com/?p=737</guid>

					<description><![CDATA[Kesaksian : CL Edwards Saya awali dengan nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Belum lama&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Kesaksian : CL Edwards</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Saya awali dengan nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Belum lama ini, kata-kata itu, nama-nama itu, gelar-gelar itu tidak akan pernah keluar dari mulutku. Kata-kata itu tidak akan pernah keluar dari jiwaku karena dulu saya memiliki roh yang sama sekali berbeda dalam keyakinan yang bekerja di dalam diri saya hari ini. Pada waktu itu, tidak begitu lama, saya membenci Injil Yesus Kristus. Saya memandang rendah Injil. Saya merasakan Injil bukan hanya kebodohan. Saya mengatakan bahwa Injil itu bodoh. Itu tidak benar. Itu tidak nyata dan tidak bisa menyelamatkan siapa pun.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya menghujat Tuhan Yesus Kristus, namun dalam penghujatan saya terhadap Yesus Kristus, saya pikir saya sedang membantu ‘Tuhan’. Saya pikir saya sedang melakukan ‘pekerjaan Tuhan’. Saya pikir saya berada ‘di pihak Tuhan’. Saya pikir saya berada di ‘tim-nya Tuhan’ dengan menghujat Yesus Kristus dan dengan menyangkal salib Yesus Kristus. Dulu saya biasa sholat, sebagai seorang muslim, lima kali sehari dan menjawab panggilan sembahyang:</p>
<p style="text-align: justify;">…. Berdoa dalam bahasa arab ….</p>
<p style="text-align: justify;">Seruan doa ini adalah bagian yang rumit dalam hidup saya selama hampir satu dekade (10 thn). Setiap hari saya mendengarkannya. Saya mendengarnya. Saya akan membacanya. Doa ini akan keluar dari ponselku. Doa Ini akan keluar dari laptopku. Doa Ini keluar dari atas pengeras suara Masjid-ku. Dan saya akan datang untuk berdoa. Entah itu pagi sebelum Matahari terbit, Tahajud. Sekalipun saya harus berjalan, saya akan datang untuk sholat untuk Tahajud, untuk Luhur, untuk Ashar, untuk Magrib, untuk Isya. Dan saya berdoa Sunnah. Dan setiap doa ini, jika saudara Muslim seperti yang kamu tahu, saya akan berdoa di setiap rakaat, surah al-fatihah. Baiklah saya akan mengatakan dalam surah al-fatihah, pernyataan terakhir …</p>
<p style="text-align: justify;">Saya akan berdoa agar tidak seperti orang-orang yang tersesat. Dan siapakah orang-orang yang sesat? Jika Anda melihat di ibn katir, tabari, dan komentar lainnya didalam quran, ini memberitahu kamu bahwa orang sesat itu adalah orang Kristen. Seperti Quran katakan, orang-orang Yahudi dan Kristen katakan bahwa kamu harus mendapatkannya agar selamat. Temukan bukti jika mereka benar.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya menjalani hidupku atas ajaran “Al-wala ‘wa-l-bara”. Saya mencintai Umat Muhammad dan saya memiliki kebencian dan permusuhan di hati saya terhadap semua orang kafir “kuffar-jamak”. Semua orang yang terikat neraka (kuffar) dan menempati urutan teratas orang-orang kafir adalah Yahudi dan Kristen, babi dan monyet. Monyet-monyet yang percaya bahwa Tuhan menjadi manusia. Monyet-monyet yang menyembah daging dan darah. Monyet-monyet yang memiliki keberanian untuk mengatakan bahwa Tuhan dipukuli dan dipakukan di kayu salib dan mati.</p>
<p style="text-align: justify;">Itu semua adalah kebodohan bagi alam pikiran saya. Ke dalam pikiran alami setiap muslim sejati, itu adalah kebodohan. Tapi Alkitab mengatakan bahwa manusia alami tidak dapat memahami hal-hal rohani dari Tuhan dan ini benar adanya. Dan saya adalah saksi hidup untuk ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang tidak bisa saya mengerti, Tuhan membuat saya mengerti. Karena kamu melihat Tuhan yang berdaulat dari alam semesta memilih keluar atas kemauan-Nya sendiri untuk mencapai ke bawah, melalui waktu, melalui ruang. Dia memasuki tubuhku. Dia mencengkeram hatiku. Dia menyambar dan menarik hati yang ada di dalam diriku dan Dia menggantinya dengan hati yang baru. Sebuah kehidupan baru. Semangat baru. Sebuah pola pikir baru. Saya memiliki pergeseran pola pikir yang luar biasa. Karena hari ini saya bersaksi bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan satu-satunya Juruselamat dan siapa pun yang menolak Dia tidak dapat masuk surga. Karena Dia adalah satu-satunya jalan yang mana orang tidak dapat masuk surga kecuali melalui Dia.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya bisa bersaksi sekarang karena apa yang Tuhan lakukan terhadap saya secara ajaib. Dan ini semua terjadi dalam waktu 24 jam. Suatu hari saya membuat Sholat. Suatu hari saya bilang, Asyadu Alla ila haillalah. Suatu hari saya mengatakan bahwa Yesus hanyalah seorang utusan, nabi, hanya seorang manusia. Suatu hari saya mengatakan bahwa orang Kristen bodoh karena percaya kepada Trinitas. Dan dalam 24 jam Tuhan membawa saya berlutut, wajah saya menunduk, bukan untuk Sholat tapi dalam pertobatan dengan hati hancur untuk apa yang telah saya katakan, lakukan, dan saya telah menghujat Dia. Dia membangunkan saya dan membuat saya mengerti bahwa saya mendapatkan kenyataan, kenyataan sebenarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia mengubah saya. Dia mengubah saya sampai pada titik di mana saya tidak bisa menyembunyikannya. Saya tidak bisa menyimpannya. Saya tidak bisa meneruskan lagi. Saya harus mengumumkan kepada dunia bahwa Yesus adalah Tuhanku dan Juruselamatku. Tidak ada jalan untuk kembali. Saya telah diubahkan secara drastis dari saya sebelumnya. Saya orang yang sama sekali baru. Saya memiliki tubuh yang sama, wajah yang sama, mata yang sama, bibir yang sama, lidah yang sama, telinga yang sama, sama segalanya, tapi di dalamnya sangat berbeda.</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang pria yang telah berubah dan itu adalah mukjizat dari Tuhan karena tak seorang pun akan pernah meyakinkan saya. Tak seorang pun yang dapat secara logis meyakinkan saya bahwa Yesus adalah Tuhan. Yesus adalah Tuhan. Saya tahu itu benar dan saya berdoa, saya berdoa agar banyak umat Islam, banyak Atheis, banyak orang Kafir, banyak dari mereka yang sedang dalam panggilan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan akan melakukan hal yang sama kepada dirimu seperti yang Dia lakukan kepadaku. Dia akan menjangkau. Dia akan mengambil hati yang dingin, mati, tidak percaya dari tubuh kamu dan menggantinya dengan hati yang lain yang tunduk dengan rendah hati kepada-Nya dan menumpahkan air mata dari mata saudara dan bertobat dalam nama Yesus. Amin.</p>
<div class="lirik-embed-responsive lirik-embed-responsive-16by9 lirik-video-responsive"><iframe loading="lazy" title="Wow ! Dulu Tidak Suka Sekarang Pembela Tuhan Yesus - Bro Edwards (Muslim Masuk Kristen)" width="1140" height="641" src="https://www.youtube.com/embed/I_R9Mi0w_SA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://drijie1.kokris.com/pembenci-kristen-jadi-penginjil-tuhan-yesus-ex-muslim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>9</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
