7 Langkah Mudah Menggali Alkitab

  • Whatsapp
Ayo bersama-sama menggali dan merenungkan Alkitab. – Yoga Adi Candra

1. Adakah janji Tuhan di dalam firman yang saya baca?

Jika ada, apa saja janji-janji itu? Apa persyaratannya? Apa bagian Tuhan dan apa bagian saya di dalam janji itu? Apakah saya sudah mengklaim janji itu dalam hidup saya?

Mencatat dan mempercayai janji-janji Tuhan sangat membantu menumbuhkan keyakinan kita kepada Tuhan. Saat kita melihat janji itu digenapi dalam kehidupan kita, itu akan menjadi pengalaman pribadi yang membuat kita semakin confident akan kasih Tuhan.

2. Apa saja perintah yang perlu saya taati?

Adakah hal yang Tuhan ingin saya lakukan? Apakah saya sudah melakukannya dan menaatinya dengan konsisten? Jika belum, bagaimana saya dapat memulainya.

3. Adakah dosa yang harus saya hindari?

Apa dosa yang Tuhan untuk saya tinggalkan di dalam firman ini? Kapan dan bagaimana saya berdosa dalam hal ini? Kepada siapa saya harus mengakuinya? Bagaimana saya dapat menghindari dosa ini?

4. Adakah contohan yang perlu saya ikuti atau hindari?

Alkitab berisi kisah orang-orang yang hidupnya terlibat dengan Tuhan. Banyak contohan-contohan yang menginspirasi untuk kita tiru. Siapa pahlawan Alkitab Anda? Belajarlah dari hidupnya!

Ada kisah-kisah jujur tentang bagaimana orang-orang hebat jatuh ke dalam dosa. Ada juga kisah-kisah tentang orang-orang yang memberontak terhadap Tuhan. Kita dapat belajar dari contoh-contoh ini dan merenungkan bagaimana seharusnya respon kita.

5. Adakah pengajaran tentang Allah, Yesus, Roh Kudus , atau topik-topik lain dalam Alkitab yang perlu saya percayai?

Di dalam Alkitab, kita akan mempelajari kepribadian, karakteristik, dan cara kerja Tuhan. Ada kalanya kita akan terkejut melihat betapa beberapa hal berbeda dengan apa yang selama ini kita percayai. Sangat penting bagi kita untuk menyerap kebenaran Tuhan tentang topik apa pun yang Tuhan nyatakan di dalam firman.

6. Adakah kesulitan yang perlu kita pelajari lebih lanjut?

Banyak bagian di dalam Alkitab yang akan menantang pemikiran kita. Ada kalanya pikiran kita tidak mampu memahami sepenuhnya maksud Tuhan. Mungkin ada bagian-bagian yang sulit, bahkan membuat kita ragu.

Jangan biarkan kesulitan-kesulitan itu menghentikan kita. Tertantanglah untuk berpikir, menyelidiki, membaca, dan bertanya. Tuhan kita dapat dipercaya dan firman-Nya selalu benar. Namun, kita perlu bersabar dan bertekun saat menghadapi kesulitan. Mungkin pertanyaan kita takkan terjawab saat itu juga. Percayalah, saat kita meminta hikmat, Dia pasti akan memberikannya pada waktu yang terbaik.

7. Adakah hal yang perlu saya doakan di dalam firman tersebut?

Saat teduh memberikan kita banyak fokus rohani untuk didoakan. Doakan dan bersyukurlah atas janji-janji Tuhan. Kita juga perlu berdoa agar kita dapat senantiasa mengaku dosa dan berserah sepenuhnya kepada kehendak Tuhan. Firman yang kita pelajari harus membuat kehidupan doa kita semakin penuh kuasa dan relevan dengan hidup kita.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 comments